Forgot Password Register

Dana Tunjangan Atlet Mandek, Ini Jawaban Menpora

Dana Tunjangan Atlet Mandek, Ini Jawaban Menpora Imam Nahrawi bersama Liliyana Natsir. (Foto: Pantau.com/Willa Wildayanti)

Pantau.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, membenarkan bahwa dana jaminan hari tua atau tunjangan untuk para olimpian berprestasi saat ini sedang mandek. Imam menyebut, pengucuran dana tersebut terpaksa dihentikan karena belum ada dasar hukum yang kuat.

Seperti diketahui, Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad berhasil meraih medali emas Olimpiade 2016, pemerintah memberi tunjangan setiap bulannya untuk atlet. Namun hal itu mandek usai satu tahun pemberian dana tersebut.

Untuk memperjelas itu, Imam pun memaparkan, jika aturan soal kucuran dana yang pernah berjalan selama satu tahun terhitung Mei 2016 hanya tertuang pada Peraturan Menteri. Dalam aturan tersebut, dikatakan bahwa setiap olimpian berprestasi akan mendapat tunjangan sesuai raihan prestasi di Olimpiade.

Baca Juga: Tunjangan Olimpian Mandek, Legenda Bulu Tangkis Tagih Janji Pemerintah

Besaran dana pun berbeda, bagi peraih medali emas mendapat tunjangan Rp20 juta per bulan, perak Rp15 juta per bulan, dan perunggu Rp10 juta per bulan seumur hidup. Namun, pengucuran dana ini kemudian dihentikan pada tahun 2017. Dengan ini Imam mengatakan bahwa aturan yang hanya berdasarkan Peraturan Menteri itu harus dikukuhkan lagi.

“Regulasinya harus diperkuat. Tidak bisa hanya dalam bentuk Peraturan Menteri. Harus ditingkatkan jadi Peraturan Pemerintah,” ujar Imam di Wisma Kemenpora, Jakarta, Selasa, 2 April 2019.

Menurut Imam, hal ini perlu dilakukan karena uang tunjangan merupakan bagian dari uang negara yang harus dikelola dengan baik. Pihaknya menghargai jasa para pahlawan yang berhasil membanggakan dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya di negara orang menjadi kebanggan yang luar biasa.

“Ini soal keuangan negara yang harus diselesaikan dengan regulasi yang lebih tinggi. Ke depan harus dinaikkan lagi regulasinya sehigga lebih kuat dan mengikat,” tuntasnya.





Share :
Komentar :

Terkait

Read More