Pantau Flash
BNPB: Kualitas Udara di Sumsel, Jambi, dan Riau Sangat Tidak Sehat
F1 Bakal Digelar di Miami pada Musim 2021
OJK: Kehadiran Palapa Ring Bisa Percepat Industri Fintech di Indonesia
Kementan Dorong Kawasan Perbatasan Jadi Lumbung Beras dan Ekspor
Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Warga Panik Luar Biasa

Dua Bulan Berlalu, Borneo FC Masih Belum Terima Hadiah Piala Indonesia!

Headline
Dua Bulan Berlalu, Borneo FC Masih Belum Terima Hadiah Piala Indonesia! Pemain Borneo FC (Foto: Borneo FC)

Pantau.com - Gelaran Piala Indonesia yang digelar sejak 2018, sudah berakhir pada Agustus 2019 lalu. PSM Makassar keluar sebagai juara setelah mengalahkan Persija Jakarta di partai puncak. Sementara Borneo FC dan Madura United sama-sama menduduki posisi tiga.

Meski turnamen sudah berakhir sejak dua bulan lalu, namun anehnya panitia pelaksana dalam hal ini PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), belum juga mengucurkan hadiah yang harusnya diterima tim pemenang.

Baca juga: Persib Kemungkinan Pindah Kandang Akibat Situasi Politik

Borneo FC pun sampai saat ini belum mendapat kepastian kapan uang hadiah akan diberikan. Padahal selema perhelatan Piala Indonesia, tak sedikit anggaran dikeluarkan manajemen untuk membiayai tim.

Dandri Dauri, manajer tim mengatakan, pihaknya belum mendapat konfirmasi resmi terkait pemberian hadiah tersebut. Dana sebesar Rp500 juta yang harusnya diterima, menurut Dandri sangat besar artinya bagi klub saat ini.

“Saya pikir tak hanya Borneo FC yang menunggu uang tersebut, tetapi juga kubu PSM, Persija, dan Madura United juga membutuhkannya. Saya sendiri sudah beberapa kali menghubungi pihak pelaksana, tetapi tak ada jawaban memuaskan dari mereka,” kata Dandri.

Baca juga: Usai Kembali dari Libur Tiga Hari, Pemain Persija Berlatih Kebugaran

Menurutnya, saat ini Borneo FC dan semua tim di Liga 1 mengeluarkan anggaran tak sedikit. Apalagi terjadi penundaan beberapa pertandingan. Penundaan ini jelas berdampak pada penambahan anggaran. Sebab kompetisi juga dipastikan akan molor.

“Kami hanya meminta kepastian pada panitia soal uang hadiah tersebut. Saya tak tahu apakah tim lain juga ribut masalah ini atau tidak. Yang jelas dalam waktu dekat kami akan kembali mempertanyakan hal ini kepada panitia,” katanya lagi.

Seperti diketahui, pelaksanaan Piala Indonesia memang mengalami masalah sejak awal. Turnamen yang melibatkan semua tim di Liga 1 dan Liga 2 tersebut, mengalami masalah pada pelaksanaannya. Sebab saat sudah memasuki babak 8 Besar, turnamen harus dihentikan karena “ditabrak” pelaksanaan Piala Presiden. Itulah sebabnya, meski sudah dimainkan mulai 2018, namun turnamen baru berakhir Agustus 2019.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - SIG
Category
Olahraga

Berita Terkait: