Pantau Flash
Jubir KPK: Tak Ada Ketentuan Pimpinan Harus Perwakilan Institusi Tertentu
JK Isyaratkan Gerindra Lebih Baik Jadi Oposisi Demi Keseimbangan
Unggul Head to Head dengan Li/Liu, Minions Ogah Pandang Remeh
Tolak Pinangan Barca dan PSG, De Ligt: Saya Mengagumi Juventus
Hingga Akhir 2019, Blok Masela Bisa Dongkrak Cadangan Migas 300 Persen

Muncul 'Jokowi Macan Asia' dari Malaysia, Apa Itu?

Muncul 'Jokowi Macan Asia' dari Malaysia, Apa Itu? Joko Widodo. (Foto: Antara)

Pantau.com - Relawan pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 'Jokowi Macan Asia' (JMA) Malaysia dideklarasikan di Hotel Adamson Jalan Raja Muda Abdul Azis Kuala Lumpur, Minggu, 10 Februari 2019.

Hadir Ketua Umum Jokowi Macan Asia (JMA) Amin Minhan, Sekjen JMA, Jatmoko Suwandanu, Ketua Partai Hanura Malaysia, Faisal Anas, Ketua Partai Nasdem Malaysia, Tengku Adnan dan Sekretaris Agus Dwi serta Pengurus PKB Malaysia, Misbah.

Mereka yang dilantik sebagai Koordinator JMA Malaysia Adi Kurnia dan Sekretaris Peni Warastuti serta sejumlah pengurus lainnya.

"Relawan JMA terdaftar di tim pemenangan yang sekarang sudah 1.420 relawan. Kita termasuk relawan yang urutannya ke 100 yang pertama. Awalnya kami mendirikan Relawan BTP. Kemudian ada yang bilang kurang berkualitas, akhirnya kami buat sendiri Relawan JMA yang mempunya perwakilan di luar negeri," ucapnya.

Baca juga: Enam Pulau Ini Dikuasai Jokowi-Ma'ruf Amin Versi Survei CRC

Setelah mendirikan relawan JMA, Amin Minhan kemudian melakukan tes melalui aplikasi WhatsApp dan dalam waktu dua minggu tiga grup WhatsApp sudah penuh karena masing-masing anggota grup berjumlah 200 orang sehingga kemudian dibuat grup baru.

"Dalam dua bulan sudah berkembang ke 28 provinsi dan sampai sekarang 89 ribu anggota. Sehingga yang capek ketua umumnya harus terbang ke sana ke mari untuk memberikan pemahaman tentang JMA, karena saya tidak mau orang ikut-ikutan dengan JMA," tuturnya.

Baca juga: Dua Ibu Korban Penembakan Trisakti Dukung Jokowi-Ma'ruf Gara-gara Hal Ini

Amin Minham mengatakan dirinya tidak mau anggota menunggu dari JMA, namun tidak membuat 'hujan buatan'.arena itu pihaknya membuat keanggotaan berbayar Rp25 ribu per bulan yang diharapkan bermanfaat bagi anggota.

Hadir pada kesempatan tersebut puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan masyarakat Indonesia yang tinggal di Kuala Lumpur.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Penulis
Rifeni
Category
Nasional

Berita Terkait: