Pantau Flash
Tundukkan Sesama Wakil Jepang, Yuki/Sayaka Rebut Juara Indonesia Open 2019
Vatikan Bongkar Makam untuk Cari Gadis Hilang 36 Tahun Silam di Roma
Cabor Bulu Tangkis Sukses Kawinkan Emas di Asean School Games 2019
Menteri Susi Ancam "Tenggelamkan" Pembuang Sampah Plastik ke Laut
Indonesia Pimpin Klasemen ASEAN School Games 2019

Penampakan Selfie Terakhir Chef Terkenal Sri Lanka Sebelum Bom Meledak

Headline
Penampakan Selfie Terakhir Chef Terkenal Sri Lanka Sebelum Bom Meledak Shantha Mayadunne adalah chef terkenal yang memandu berbagai kelas memasak di Sri Lanka. (Foto: Facebook/Shantha Mayadunne)

Pantau.com - Chef selebriti Sri Lanka yang dilaporkan terbunuh dalam serangan bom Paskah hari Minggu, 21 April 2019, yang sebelumnya terlihat menikmati sarapan di Hotel Shangri-La beberapa menit sebelum bom menghancurkan tempat makan di sana.

Shantha Mayadunne, seorang chef dan bintang televisi terkenal, terlihat dalam sebuah foto yang diunggah ke Facebook oleh putrinya, Nisanga, dengan pesan "Sarapan Paskah bersama keluarga", sebelum serangan bom di Minggu pagi, seperti dilansir ABC News, Selasa (23/4/2019).

Beberapa menit kemudian, bom bunuh diri menghancurkan hotel mewah di Kolombo itu, salah satu dari delapan ledakan yang merenggut nyawa hampir 300 orang.

Baca juga: Suara Dunia Mengutuk Aksi Pemboman di Gereja dan Hotel di Sri Lanka

Nisanga Mayadunne (kanan) mengunggah fotonya bersama sang ibu, chef terkenal Shantha Mayadunne, dan keluarganya. (Foto: Facebook/Nisanga Mayadunne)

Chef veteran dan putrinya itu termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan bom, menurut media Sri Lanka, Hiru News. Ribuan bela sungkawa mengalir di media sosial setelah ledakan itu. Teman-teman dan penggemar Mayadunne menyampaikan duka cita mereka.

"Nisanga, kamu menikmati makanan terakhirmu dengan Amma (ibu), keluarga, dan temanmu," tulis seorang netizen.

"Semoga kamu dan Amma (ibu)-mu beristirahat dalam kedamaian abadi," tambahnya.

Shantha Mayadunne adalah salah satu chef televisi paling populer di negara itu, menerbitkan dua buku dan mengadakan kelas memasak dan lokakarya. Menurut situsnya, ia adalah chef pertama yang memiliki acara memasak televisi siaran langsung di Sri Lanka.

Radha Fonseca, seorang teman Nisanga, mengatakan kepada Gulf News bahwa ia sangat terkejut oleh serangan itu.

Baca juga: Ada Indikasi Serangan Susulan, Sri Lanka Berlakukan Jam Malam

"Nisanga adalah gadis yang sangat populer di kampus," katanya.

"Selain fakta bahwa ia pintar dan cerdas, ibunya Shantha Mayadunne, seorang chef terkenal, membuatnya lebih populer di kampus. Dia adalah chef yang sangat dihormati dan inspirasional untuk orang-orang Sri Lanka," tambahnya.

Menurut keterangan polisi setempat pada hari Senin, 22 April 2019, korban tewas dari serangan terhadap gereja dan hotel mewah di seluruh negara itu telah meningkat secara signifikan menjadi 290, dengan sekitar 500 orang terluka.

Pihak berwenang Sri Lanka sejak saat itu mengonfirmasi bahwa mereka telah memiliki "informasi sebelumnya" tentang serangan yang terjadi terhadap gereja-gereja, hingga 10 hari sebelum pemboman.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Internasional

Berita Terkait: