Pantau Flash
Ahsan/Hendra Raih Gelar Juara Dunia 2019
Hasil MotoGP Inggris 2019: Alex Rins Terdepan, Marquez Kedua
Soal Pemindahan Ibu Kota, Kemendagri Sebut Belum Tentukan Letak Pastinya
Putin Perintahkan Kemhan Rusia Balas Uji Coba Peluru Kendali AS
Catat! Ini Janji Menko Luhut Soal Solusi Masalah Sawit Indonesia

Pengamat: Pembangunan Infrastruktur akan Jadi Senjata Jokowi di Debat Kedua

Pengamat: Pembangunan Infrastruktur akan Jadi Senjata Jokowi di Debat Kedua Kehangatan antara dua paslon usai debat (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)

Pantau.com - Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Eko Listiyanto menilai capaian sejumlah pembangunan infrastruktur dapat menjadi senjata calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo pada debat kedua yang akan digelar pada Minggu, 17 Februari 2019.

"Pembangunan infrastruktur ini yang paling kelihatan dari kampanye lalu. Tagline pembangunan infrastruktur memang bukan hanya jargon. Iya, ini bisa jadi senjata," kata Eko dihubungi di Jakarta, Senin (11/2/2019).

Eko menilai salah satu pencapaian pembangunan infrastruktur Jokowi adalah Tol Trans Jawa yang dapat langsung dirasakan.

"Terlepas dari masih adanya kekurangan, realisasi pembangunan infrastruktur, termasuk Tol Trans Jawa, patut kita apresiasi," ujarnya.

Baca juga: KPU Sebut Debat Kedua Pilpres Banyak Sesi Interaksi Antar Kedua Capres

Kendati demikian, diakuinya pembangunan infrastruktur masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, salah satunya adalah dampaknya bagi perekonomian daerah yang dipandang belum menyentuh secara keseluruhan.

"Misalnya saja para pedagang di sepanjang jalan Pantai Utara (pantura) yang memang jadi kehilangan pelanggan setelah adanya Tol Trans Jawa. Nah, ini perlu juga diperhatikan," ujar Eko.

Menurutnya, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tersebut seharusnya dapat diberdayakan, sehingga pembangunan Tol Trans Jawa tetap dapat memberi dampak ekonomi kepada mereka.

Eko menambahkan pembangunan area peristirahatan di setiap kabupaten yang dilewati Tol Trans Jawa dapat menjadi salah satu solusi, di mana tempat tersebut dapat diisi oleh pelaku UMKM untuk menjajakan usahanya.

"Tapi, kuncinya adalah mereka diberi sewa harga yang terjangkau. Tidak harus digratiskan, namun sesuai dengan pendapatan mereka," katanya.

Baca juga: KPU Sebut Sejumlah Kotak Suara di Cirebon Rusak Karena Luapan Air Sungai

Sementara itu, ia memperkirakan bahwa capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak akan mendorong infrastruktur terlalu dalam dalam debat kedua.

"Menurut saya kalau secara tagline besarnya kayaknya akan lebih rasional, tidak akan mendorong terlalu banyak dari infrastruktur, karena kritiknya kan utang. Memang sebagian utang untuk infrastruktur," kata Eko.

Namun, menurut dia, Prabowo perlu menawarkan konsep untuk memastikan bagaimana infrastruktur yang ada saat ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Saya yakin kubu Prabowo sebetulnya juga menyadari bahwa pembangunan infrastruktur juga penting. Jadi, perlu dipikirkan bagaimana infrastruktur yang sudah sebagian terbangun bisa mendorong perekonomian," pungkas Eko.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: