
Pantau.com - Turki dan Rusia akan terus bekerjasama guna meningkatkan keamanan di Wilayah Euro-Asia, kata Presiden Rusia Vladimir Putin pada Ahad (30 Desember 2018).
"Saya yakin Turki dan Rusia akan terus memperkuat keamanan di Euro-Asia," kata Putin di jejaring Kremlin, dalam pesan Tahun Baru kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Putin juga menyampaikan kepercayaan kuatnya mengenai kerja sama Rusia dan Turki dalam membantu peningkatan perdamaian, keamanan dan kestabilan di wilayah itu.
Baca juga: Oposisi Bangladesh Harapkan Pemilu Bawa Perubahan
Di tengah perkembangan yang menguntungkan dalam hubungan bilateral, Putin menyatakan Turki dan Rusia membuat sumbangan penting dalam memerangi terorisme di Suriah dan memajukan penyelesaian politik di sana.
"Pembangunan unit pertama Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Akkuyu di Mersin, Turki Selatan telah dimulai dan bagian lepas pantai saluran gas Turkish Stream telah dibuat. Bidang baru yang menjanjikan dalam kerja sama bilateral telah dijabarkan," kata Putin sebagaimana dikutip Anadolu.
Rosatom, perusahaan energi nuklir negara Rusia, merupakan mitra utama konsorsium untuik Akkuyu, pembangkit listrik tenaga nuklir pertama di Turki. Erdogan dan Putin meluncurkan pembangunan proyek itu dalam satu upacara di Ibu Kota Turki, Ankara, pada 3 April.
Baca juga: Calon Presiden Madagaskar Ajukan Surat Keluhan Usai Lawannya Dinyatakan Menang
Pembangkit listrik tersebut, dengan empat unit, masing-masing memiliki kapasitas 1.200 megawatts, akan memenuhi sebanyak 10 persen keperluan listrik di Turki.
Dalam satu upacara, Erdogan dan Putin menandai selesainya bagian lepas pantai TurkStream pada 19 November. Pipa saluran gas TurkStream, yang melintas di bawah Laut Hitam dari Rusia ke Turki dan membentang sampai ke negara tetangga Turki, akan memiliki kapasitas 31,5 miliar meter kubik (bcm). Turki akan menerima 15,75 bcm gas itu, sementara sisanya akan disalurkan ke Eropa.
- Penulis :
- Noor Pratiwi








