
Pantau - Universitas Pattimura (Unpatti) bekerja sama dengan YAIJ Foundation untuk membuka peluang pertukaran mahasiswa, pendidikan vokasi, hingga pengembangan karier internasional di Eropa, khususnya Jerman.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya Unpatti memperluas pengembangan sumber daya manusia melalui jejaring internasional.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unpatti Ruslan HS Tawari mengatakan program itu tidak hanya memberikan pengalaman internasional, tetapi juga membangun pola pikir mahasiswa dalam menyiapkan masa depan.
“Program seperti ini memberikan kesempatan bukan hanya pengalaman, tetapi juga memberikan arah dan cara berpikir untuk bagaimana membangun masa depan,” kata Ruslan di Ambon, Selasa (26/5/2026).
Mahasiswa Didorong Manfaatkan Peluang Global
Ruslan menjelaskan kerja sama dengan Yayasan Aupair Indonesia Jerman atau YAIJ Foundation membuka peluang bagi mahasiswa dan alumnus untuk mengembangkan kapasitas diri melalui pendidikan vokasi, pelatihan industri, dan pengalaman internasional.
Ia menilai mahasiswa perlu memanfaatkan kesempatan tersebut dengan penuh tanggung jawab karena tidak semua orang memiliki peluang mengikuti program internasional.
“Mahasiswa Universitas Pattimura diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini sebagai bagian dari pengembangan kompetensi, perluasan wawasan, dan penguatan pengalaman internasional,” ujarnya.
Ruslan juga menekankan generasi muda Maluku harus memiliki keberanian memanfaatkan peluang global dengan pola pikir progresif dan semangat belajar yang tinggi.
YAIJ Tawarkan Program Vokasi hingga Subsidi Pembiayaan
Kepala PT YAIJ Cabang Ambon sekaligus perwakilan YAIJ Foundation Yulia Rumpeniak mengatakan program tersebut bertujuan membuka akses karier dan pendidikan vokasi bagi mahasiswa serta alumnus Unpatti di Eropa.
“Kami hadir untuk memperkenalkan kepada mahasiswa dan alumni Universitas Pattimura bahwa ada peluang untuk berkarier dan mendapatkan pengalaman internasional di luar negeri, khususnya di Jerman,” ungkap Yulia.
Ia menjelaskan pemerintah Jerman saat ini membutuhkan tenaga muda produktif untuk sektor industri dan layanan kerja.
Melalui YAIJ Foundation dan PT YAIJ, peserta akan mendapatkan pendampingan karier internasional, termasuk program Ausbildung di Jerman serta pertukaran budaya ke Amerika Serikat dan Belgia.
Untuk mendukung peserta, YAIJ Foundation juga menyediakan subsidi pembiayaan hingga 70 persen bagi mahasiswa dan alumnus yang mengikuti program tersebut.
“Kami berharap peluang ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa dan alumni Universitas Pattimura untuk membangun masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





