Forgot Password Register

Headlines

Rugikan Jemaah Umrah, Pemerintah Harus Tuntaskan Ganti Rugi First Travel

Terdakwa Kasus First Travel, Andika Surachman (kedua kanan), Direktur Anniesa Hasibuan (kanan), dan Direktur Keuangan Siti Nuraida Hasibuan (kedua kiri). (Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso) Terdakwa Kasus First Travel, Andika Surachman (kedua kanan), Direktur Anniesa Hasibuan (kanan), dan Direktur Keuangan Siti Nuraida Hasibuan (kedua kiri). (Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso)

Pantau.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hanafi Rais, menegaskan pemerintah harus menuntaskan ganti rugi jamaah biro perjalanan First Travel yang menjadi korban penipuan pascaputusan pengadilan.

Ya, dalam sidang putusan Pengadilan Negeri Depok, majelis hakim menjatuhkan vonis kepada tiga bos travel umrah First Travel atas terbukti penipuan, penggelapan dan pencucian uang. Mereka dihukum kurungan penjara 15-20 tahun dan denda hingga Rp5 milyar.

Baca Juga: Bos First Travel Divonis 20 Tahun Penjara, Istrinya 18 Tahun Bui

"Selepas vonis dan dihukum pelakunya, jangan dilupakan nasib uang setoran calon jamaah umrah yang gagal berangkat. Ini uang umat dan banyak dari kalangan tidak mampu," ujar Hanafi.

Dalam keputusan itu, hakim juga menetapkan bahwa 529 aset mlik First Travel dirampas oleh negara, sehingga masih menjadi pertanyaan bagaimana penyelesaian kerugian jamaah. Wakil Ketua Komisi I DPR itu menegaskan bahwa kasus ini membuat 63.310 jemaah batal berangkat umrah dengan nilai kerugian mencapai Rp905 miliar.

"Apapun hasilnya, apalagi aset diserahkan kepada negara. Maka yang terpenting di sini adalah uang umat. Dan banyak sekali uang orang yang tidak mampu yang rela mencicil. Sehingga kita harus menuntaskan pengembalian kepada korban yang sudah lama terkatung-katung," tambah Hanafi.

Jika diperlukan, tambah dia, untuk mengusut tuntas dan mengawal penyelesaian kasus ini, dirinya mempertimbangkan untuk mengusulkan membentuk Pansus DPR untuk kasus First Travel.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More