Pantau Flash
Jokowi Akan Undang Kapolri Senin Pekan Depan Tanya Kasus Novel
Menteri Tjahjo Ingin ASN Tetap Kerja 5 Hari dalam Seminggu
Basuki Akui Pembangunan Tol Kunciran-Serpong Sempat Terhenti 10 Tahun
Erick Thohir: Kasus Motor Harley Davidson Termasuk Kriminal
Polda Jabar Sebut Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi 15 Desember 2019

Siap-siap, Lampung dan Palembang Akan Segera Tersambung Jalan Tol

Siap-siap, Lampung dan Palembang Akan Segera Tersambung Jalan Tol Presiden Joko Widodo (tengah) menekan sirine peresmian Tol Trans-Sumatera ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka), Lampung, Jumat (15/11/2019). (Foto: Antara/Ardiansyah)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo menyebutkan Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung segera tersambung ke Kota  Palembang, sehingga akan mendorong perekonomian di daerah tersebut.

"Tol Pematang Panggang sampai Kayu Agung sepanjang 189 km ini adalah jalan tol terpanjang yang pernah saya resmikan dan kita harapkan akan disambung ke Palembang dan lanjut ke Betung di Banyuasin," kata Presiden dalam sambutan peresmian Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung di Gerbang Tol Simpang Pematang Km 240, Kabupaten Mesuji, Lampung, Jumat (15/11/2019).

Baca juga: Jasa Marga Usulkan Pembatasan Angkutan Barang di Tol Japek saat Libur Natal

Presiden berharap dengan jalan tol itu tersambung akan menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru dan jaringan logistik yang lebih baik.

"Jalan tol ini akan memberikan fasilitas distribusi kepada produksi. Artinya, kalau di sini ada karet, ikan, sawit, maka jalan tol ini akan mempercepat dan memfasilitasi kepada sentra produksi yang ada," ujar Presiden.

Dengan demikian, hal itu dinilai akan mendorong penciptaan lapangan kerja baru.

Pembangunan infrastruktur yang merata di daerah, lanjut Presiden, juga merupakan perwujudan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Jalan tol bukan hanya di Jawa dan kita harap 2024 (Tol Trans-Sumatera)  tersambung ke Aceh sepanjang 2.700 km. Terakhir, jalan tol ini membangun peradaban dari yang kita sebelumnya lewat jalan kecil di kampung, naik ke jalan kabupaten, provinsi, dan ini jalan tol," ujar Presiden.

Baca juga: BPJT Akan Pasang Alat Pengukur Berat Angkutan Barang di 8 Ruas Jalan Tol

Sebelum peresmian, Presiden mendapat pemaparan mengenai progres pembangunan Jalan Tol Trans-Sumatera dari Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR Danang Parikesit.

Menurut data Kementerian PUPR, Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung merupakan lanjutan  Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 141 Km yang sudah beroperasi sejak Maret 2019.

Konstruksi ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung telah dikerjakan sejak Juli 2018 dengan biaya investasi Rp21,95 triliun.

Ruas tol, yang merupakan bagian Tol Trans-Sumatera sepanjang 2.974 Km dari Lampung hingga Aceh ini, dikelola Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya dengan masa konsesi 40 tahun.

Dengan operasional ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, maka panjang tol yang beroperasi sejak 2015 di Trans-Sumatera menjadi 479,2 km.

Dengan prasarana tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan Kawasan Indralaya Midtown, Waterfront City Bakauheni, Pelabuhan Panjang, serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api Api.

Infrastruktur jalan tol juga diharapkan  memacu pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di Sumatera.

Saat peresmian tersebut, Presiden didampingi antara lain Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri BUMN Erick Thohir.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: