Pantau Flash
Selamat Tinggal.... Bioskop XXI di Taman Ismail Marzuki Stop Operasi
Ketua MPR: UU Buatan DPR dan Pemerintah Banyak yang Salahi UUD 1945
Bom Bunuh Diri Terjadi di Ibu Kota Afghanistan, 63 Orang Tewas
Pratu Sirwandi, Prajurit TNI Korban Penembakan KKSB di Papua Gugur
Prabowo: Rencana Pemindahan Ibu Kota Sudah Digodok Gerindra Sejak 2014

Terbukti Plagiat, Katy Perry Harus Bayar Denda Hampir Rp 40 Miliar

Terbukti Plagiat, Katy Perry Harus Bayar Denda Hampir Rp 40 Miliar Katy Perry (Foto: Instagram/@katyperry)

Pantau.com - Juri federal di Los Angeles menjatuhkan hukuman ganti rugi kepada Katy Perry sebesar 2,8 juta dolar AS atau setara Rp39,8 miliar menyusul lagu 'Dark Horse' yang menjadi hits pada 2013 terbukti plagiat, demikian laporan The New York Times.

Putusan pengedilan federal itu dijatuhkan tiga hari setelah juri menemukan bahwa Perry, perusahaan rekamannya, dan kolaborator lainnya bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta. Bagian lagu 'Dark Horse' menyerupai lagu 'Joyful Noise', lagu rap Kristen pada 2008 yang dibawakan oleh Marcus Grey, atau lebih dikenal dengan nama Flame.

Baca juga: Katy Perry-Orlando Bloom Siapkan Konsep Unik Penikahan di Akhir Tahun

Menurut putusan, Perry harus membayar 550.000 dolar AS. Sedangkan labelnya, Capitol Records, berhutang hampir 1,3 juta dolar AS. Lima kolaborator Perry dalam penulisan lagu juga diperintahkan untuk membayar, termasuk produser bintang Max Martin, yang berhutang 253.000 dolar AS, dan Dr. Luke, yang berhutang 61.000 dolar AS secara pribadi. Kemudian, perusahaannya, Kasz Money Inc., berhutang 189.000 dolar AS.

Juri menemukan bahwa 22,5 persen keuntungan dari 'Dark Horse', yang sempat bertengger pada posisi pertama dalam daftar Hot 100 Billboard selama empat minggu pada 2014, disebabkan beberapa bagian dari lagu 'Joyful Noise'.

"Klien kami mengajukan gugatan itu lima tahun yang lalu, mencari keadilan dan kompensasi yang adil untuk pengambilan yang tidak sah atas ciptaan mereka yang berharga. Itu merupakan jalan yang panjang dan sulit hingga hari ini. Tetapi, mereka cukup senang telah menerima keadilan yang mereka cari," kata Michael A. Kahn, pengacara yang mewakili Gray.

Perwakilan dari Perry menolak berkomentar, dan pengacaranya tidak segera menanggapi permintaan komentar The New York Times.

Kasus lagu 'Dark Horse' menjadi kasus hak cipta musik terbaru yang menarik perhatian khalayak luas dan telah menghidupkan kembali perdebatan tentang apa yang merupakan pelanggaran.

Pengacara Perry berpendapat bahwa apa yang dimiliki kedua lagu itu adalah elemen musik dasar dan generik - seperti pola melodi dari beberapa not yang berulang - yang tidak dapat dilindungi oleh hak cipta.

Empat tahun lalu, juri mendapati bahwa lagu Robin Thicke dan Pharrell Williams 'Blurred Lines' mirip lagu Marvin Gaye 'Got to Give It Up', Thicke dan Williams akhirnya diperintahkan untuk membayar lebih dari lima juta dolar AS.

Baca juga: 'Perang Dingin' Bertahun-tahun, Katy Perry-Taylor Swift Akhirnya Damai

Pada Agustus, pengadilan banding federal di San Francisco akan mempertimbangkan apakah lagu klasik Led Zeppelin 'Stairway to Heaven' menyalin lagu yang jauh kurang dikenal, 'Taurus' oleh band Spirit, dalam kasus yang diawasi ketat dalam industri musik.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang K. Candra Respaty
Category
Ragam

Berita Terkait:



Komentar

  1. PROMO TERDAHSYAT & NO TIPU2 DARI SITUS BOLA165 ( AGEN JUDI BOLA TERPERCAYA ) *BONUS NEW MEMBER UP TO 2jt *BONUS NEXT DEPOSIT UP TO 1jt BISA DI KLAIM BERKALI-KALI DALAM SEHARI *BONUS ROLLINGAN CASINO 0,5 % & SPORTBOOK 0,8% *CASHBACK CASINO & SPORTBOOKS 5% *BONUS TURNOVER IDN POKER UP TO 0,6%  Silahkan Langsung ke TKP :  https://sport165.com/ , whatsapp : +855973475903