Pantau Flash
KPK Kembali Agendakan Pemeriksaan Soekarwo Pekan Depan
Kantongi USD102 Miliar, Huawei Duduki Posisi 1 dari 500 Perusahaan China
Produsen Korsel Sudah Incar Lokasi Untuk Pabrik Mobil Listrik di Karawang
The Daddies Melenggang ke Perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019
Ketua DPRD DKI: 31 Agustus Batas Terakhir Pemprov Urusi Pencari Suaka

Terungkap! Ini Pembicaraan Mbah Moen dengan Ustaz Abdul Somad

Headline
Terungkap! Ini Pembicaraan Mbah Moen dengan Ustaz Abdul Somad Pertemuan Ustaz Abdul Somad dengan Mbah Moen. (Foto: Facebook/Ustadz Abdul Somad)

Pantau.com - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) menegaskan tidak ada pembicaraan politik dalam pertemuan antara ulama karismatik Kiai Haji Maimoen Zubaer dengan Syekh Abdul Somad atau Ustaz Abdul Somad (UAS).

Saat dikonfirmasi di Semarang, Sabtu (9/2) malam Gus Yasin menjelaskan tidak ada perbincangan politik praktis dalam pertemuan tyersebut, kecuali politik kebangsaan dan keorganisasian karena pertemuan itu murni sebagai salah satu perjalanan spiritual Syekh Abdul Somad yang semakin dekat dengan Nahdlatul Ulama.

"Sudah lama beliau (Syekh Abdul Somad) ingin ke NU, namun karena ada catatan-catatan dari teman-teman di NU, dan itu yang membuat beliau tidak bisa masuk. Tapi karena banyaknya teman beliau yang aktivis NU, akhirnya menjadikan beliau seperti ini, sudah lama kita tidak mendengar ceramah beliau yang seperti dulu," katanya.

Baca juga: Soal Puisi 'Doa yang Tertukar', Remaja Tuntut Fadli Zon Minta Maaf

Menurut Gus Yasin, pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana santai dan Syekh Abdul Somad lebih banyak mendengar KH Maimoen Zubaer (Mbah Moen). "Tujuan beliau adalah meminta silsilah keilmuan dari Mbah Moen yang sampai kepada Rasulullah," ujarnya.

Selain itu, Mbah Moen banyak menyampaikan wawasan kebangsaan mengenai sejarah Indonesia dan Islam di Nusantara, termasuk dari fondasi-fondasi hukum tanah air hingga masuknya Islam ke Indonesia melalui pulau Sumatera, serta berkembang pesat di Jawa.

Usai pertemuan, kata Gus Yasin, Syekh Abdul Somad mengucapkan rasa syukurnya karena bisa bertemu Mbah Moen yang memberikan pencerahan dan wacana berbeda.

"Meski sempat punya pemikiran berbeda, namanya orang kan pasti berubah. Nah sekarang sudah sama dengan kita, ya mari kita rangkul, kalau itu baik ya harus kita terima. Bukan karena politik lima tahunan tapi untuk menjaga NKRI," tegasnya.

Baca juga: Ahok Tak Akan Jadi Jurkam Jokowi-Ma'ruf? Ini Jawaban PDIP

Seperti diketahui, sebelum bertemu dengan Mbah Moen di rumah dinas Wagub Jateng di Semarang, Sabtu, 9 Februari 2019 siang. Abdul Somad telah terlebih dulu berkunjung ke kediaman Habib Luthfi bin Yahya.

Dalam pertemuan tersebut, Habib Luthfi bin Yahya membaiat Syekh Abdul Somad dan memberikan gelar syekh menggantikan sebutannya terdahulu yakni ustad. 

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Nasional

Berita Terkait: