Pantau Flash
Intake Manifold Plastik Diketahui Meleleh, Volvo Tarik 507.353 Kendaraan
Bima Sakti Tetapkan 23 Pemain Isi Skuad Garuda Asia di Piala AFF U-15
BNPB Sebut Tujuh Provinsi Ini Terdampak Kekeringan
KPK Benarkan Pemprov Papua Belum Berhentikan ASN Terlibat Korupsi
Atletik Juara Umum ASEAN Schools Games 2019

TKN Jokowi-Ma'ruf Tantang Prabowo Buktikan Soal Kebocoran Anggaran Negara 25 persen

Headline
TKN Jokowi-Ma'ruf Tantang Prabowo Buktikan Soal Kebocoran Anggaran Negara 25 persen Anggota Komisi XI DPR RI Mukhammad Misbakhun (kiri) (Foto: Antara)

Pantau.com - Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Mukhamad Misbakhun meminta capres Prabowo Subianto untuk membuktikan dari pernyataannya tentang adanya kebocoran APBN hingga 25 persen.

"Pernyataan Pak Prabowo itu patut dipertanyakan, karena tidak disertai bukti-bukti yang valid," ujar Misbakhun di Jakarta, Jumat, 8 Februari 2019.

Menurut Misbakhun, pernyataan itu harus dibuktikan secara faktual. "Tidak boleh menuding adanya angka kebocoran anggaran, tapi tidak bisa membuktikan apa pun," katanya.

Baca juga: Prabowo Klaim 25 Persen Anggaran Negara Bocor, Bisa Setara Ini 

Anggota Komisi XI DPR RI yang membidangi anggaran ini menegaskan, Prabowo hendaknya melengkapi bukti-bukti dan argumentasi untuk menyebutkan ada kebocoran APBN hingga 25 persen. Selama ini, menurut Misbakhun, Prabowo sering melontarkan pernyataan tanpa bukti, sehingga menjadi rumor yang akhirnya menguap begitu saja.

"Kebocoran APBN, mana bukti dan faktanya? Kalau memang kebocoran keuangan negara, harus ada proses hukum. Siapa pelakunya? Karena angka 25 persen dari APBN adalah jumlah yang signifikan," tegasnya.

Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu lantas menyinggung soal laporan keuangan Pemerintah Pusat 2016 dan 2017 yang memperoleh predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca juga: Jokowi Sarankan Lapor KPK Soal Anggaran Bocor, Sandiaga: Seharusnya Bahan Introspeksi

Misbakhun menyebut predikat WTP itu merupakan prestasi tersendiri bagi pemerintahan Presiden Jokowi.

"Capaian WTP itu adalah pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, sejak Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara diberlakukan," ucap Misbakhun.

Ketua Departemen Pengawasan Pembangunan DPP Partai Golkar itu pun meyakini Presiden Jokowi mampu menciptakan pemerintahan yang kredibel. Pemerintahan Jokowi, kata Misbakhun, selalu berupaya menggunakan anggaran secara transparan dan akuntabel.

"Bahkan penggunaan anggaran di APBN bisa diakses oleh masyarakat. Pemerintahan Pak Jokowi menggunakan anggaran demi menyejahterakan masyarakat dan itu sudah terbukti," tuturnya.

Karena itu Misbakhun menantang Prabowo maupun tim pemenangannya untuk mencari bukti soal kebocoran APBN hingga 25 persen. Apalagi, lanjut Misbakhun, Prabowo adalah ketua umum partai yang bisa menggerakkan anak buahnya di DPR untuk menelusurinya.

Baca juga: Prabowo Sebut Anggaran Negara Bocor 25 Persen, Jokowi: Laporin Aja ke KPK!

Sebelumnya Prabowo saat berpidato pada perayaan ulang tahun ke-20 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Jakarta, Rabu, 6 Februari 2019 mengaku sudah menghitung kebocoran keuangan negara setiap tahunnya.

"Taksiran saya, 25 persen dari anggaran itu bocor," katanya.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Category
Nasional

Berita Terkait: