Pantau Flash
Gibran ke DPD PDIP 12 Desember Mendatang Bawa Pasukan 302 Orang
Bahas Petrokimia, Pimpinan Pertamina Temui Jokowi di Istana Negara
Rusia Dilarang Ikut Olimpiade Buntut Skandal Doping
Kemenhub Klaim Tol Jakarta-Cikampek Jadi Lintasan Favorit Selama Mudik
Catat! Siswa Magang Berhak Dapat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Untuk Jadi Kandidat Piala Dunia U-20, FIFA Pantau Stadion Manahan

Untuk Jadi Kandidat Piala Dunia U-20, FIFA Pantau Stadion Manahan Stadion Manahan. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) meninjau salah satu kandidat venue untuk kejuaraan sepakbola Piala Dunia U-20 pada 2021, di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, pada Selasa (17/9/2019).

Tim FIFA yang didampingi sejumlah Pengurus PSSI Pusat termasuk Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, pengurus Asosiasi Kota (Askot) Surakarta, Asprov Jateng, dan perwakilan dari Pemerintah Kota Surakarta langsung masuk ke Stadion Manahan Solo, secara tertutup.

Sejumlah media cetak, online, dan elektronik yang sudah menunggu kedatangan Federasi Sepakbola Internasional tersebut sejak pukul 10.00 WIB hingga sore hari dilarang masuk oleh pihak pengelola proyek karena agar lebih fokus memerikan persiapan venue.

Menurut Sekretaris Asprov PSSI Jateng, Purwidiastanto usai pemeriksaan Stadion Manahan Solo salah satu kandidat venue untuk kejuaraan sepakbola Piala Dunia U-20 pada tahun 2021, memang dikunjungi tim dari FIFA.

Baca juga: Presiden Jokowi Pamerkan Stadion Manahan yang Baru Direnovasi

Tim dari FIFA diketahui ada dua orang dengan didampingi tiga Pengurus PSSI termasuk Sekjen Ratu Tisha Destria melakukan pemeriksaan kondisi Stadion Manahan Solo untuk persiapan Kejuaraan Sepakbola Piala Dunia U-20.

Stadion Manahan diputuskan menjadi kandidat tuan rumah Piala Dunia 2021, sehingga mereka melakukan inspeksi secara tehnis di Solo ini. Karena, dari FIFA kapasitasnya tehnis maka wajar jika dilakukan secara tertutup agar lebih fokus.

Tim FIFA tersebut melakukan pemeriksaan segala kelengkapan fasilitas ruangan stadion sesuai standart yang mereka tetapkan, kondisi permukaan lapangan permainan, fasilitas-fasilitas pendukung, fasilitas untuk media, akses konektifitas antara ruangan stadion itu.

Hal tersebut agar ada kepastian bahwa Stadion Manahan Solo akan digunakan pada penyelenggaraan event internasional itu. Selain itu, konsentrasinya sebenarnya tidak hanya di Stadion Manahan saja, tetapi juga lapangan pendukung yakni Stadion Sriwedari, Kota Barat, dan Banyuanyar untuk tempat latihan tim-tim peserta piala dunia itu.

Tim kontestas Piala Dunia itu, banyak aktivitasnya menggunakan lapangan pendukung untuk latihan. Pihaknya juga mendukung dari sisi fasilitas lapangan latihannnya.

Baca juga: Timnas U-16 Menang Telak, Bima Sakti: Finishing Touch Akan Kami Evaluasi

Tim FIFA juga datang memeriksa Stadion Sriwedari, Kota Barat, dan Banyuanyar untuk tempat latihan tim tim peserta Piala Dunia U-20. FIFA sangat serius dan tertarik dengan kondisi lapangan di Stadion Manahan Solo.

FIFA sangat tertarik dan hasilnya masih akan dikaji. Pihaknya berharap dengan dukungan semua masyarakat Indonesia bisa terpilih menjadi tuan rumah Kejuaraan Sepak Bola Dunia U-20 pada 2021.

Selain Stadion Manahan Solo yang diusulkan ke FIFA, juga Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Mandala Kridha Yogyakarta, Wibawa Mukti Bekasi, Patriot Candrabhaga Bekasi Jabar, Si Jalak Harupat Bandung, dan Pakansari Bogor.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Olahraga

Berita Terkait: