HOME  ⁄  Hiburan

FIFA Gunakan Beragam Lagu Ikonik Sejak 1990, Shakira Kembali Meriahkan Soundtrack Piala Dunia 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

FIFA Gunakan Beragam Lagu Ikonik Sejak 1990, Shakira Kembali Meriahkan Soundtrack Piala Dunia 2026
Foto: (Sumber : Tangkapan layar penampilan penyanyi Shakira saat membawakan lagu resmi Piala Dunia FIFA 2026 berjudul "Dai Dai". YouTube/@shakira)

Pantau - FIFA terus menghadirkan lagu resmi untuk memeriahkan Piala Dunia sejak 1990, dengan edisi 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada menampilkan sejumlah karya dari musisi internasional, termasuk kolaborasi Shakira dan Burna Boy melalui lagu Dai Dai.

Deretan Lagu Resmi Piala Dunia dari Berbagai Era

FIFA mulai mengadopsi lagu resmi turnamen sejak Piala Dunia 1990 di Italia melalui Un’estate italiana (To Be Number One) yang dibawakan Edoardo Bennato dan Gianna Nannini.

Sejak itu, sejumlah lagu ikonik turut mewarnai pesta sepak bola dunia, seperti Gloryland pada 1994, La Copa de la Vida (Cup of Life) dari Ricky Martin pada 1998, Boom pada 2002, The Time of Our Lives pada 2006, Waka Waka (This Time for Africa) dari Shakira pada 2010, We Are One (Ole Ola) pada 2014, Live It Up pada 2018, serta rangkaian lagu seperti Hayya Hayya (Better Together) dan Dreamers pada Piala Dunia 2022 di Qatar.

Pada edisi 2022, FIFA untuk pertama kalinya menggunakan konsep soundtrack multi-lagu dengan melibatkan berbagai artis internasional dari beragam genre musik.

Piala Dunia 2026 Hadirkan Soundtrack Multi-Lagu

Untuk Piala Dunia 2026, FIFA kembali mengusung konsep soundtrack yang melibatkan banyak musisi dunia, termasuk Jelly Roll dan Carín Leon melalui Lighter, Los Ángeles Azules dan Belinda lewat Por Ella, serta Daddy Yankee dan Shenseea dengan Echo.

Selain itu, Jessie Reyez dan Elyanna membawakan Illuminate, sementara LISA, Anitta, dan Rema berkolaborasi dalam Goals.

Shakira bersama Burna Boy turut meramaikan daftar tersebut melalui lagu Dai Dai, yang menurut FIFA juga mendukung Dana Pendidikan Warga Global FIFA untuk menghimpun 100 juta dolar AS hingga akhir turnamen guna membantu akses pendidikan dan kesempatan bermain sepak bola bagi anak-anak di berbagai negara.

Penulis :
Ahmad Yusuf