
Pantau - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk China bersama Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST) menggelar konser bertema A Musical Tapestry of the Archipelago di Beijing, China, Jumat (24/7) malam waktu setempat, untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia sekaligus memperkenalkan kekayaan seni musik Nusantara kepada masyarakat China.
Tampilkan Lagu Daerah hingga Kolaborasi Budaya
Konser tersebut menghadirkan 10 lagu daerah dari berbagai wilayah Indonesia, di antaranya Sirih Kuning dari Betawi, Yamko Rambe Yamko dari Papua, Anging Mammiri dari Sulawesi Selatan, Rasa Sayange dari Maluku, dan Janger dari Bali.
Selain lagu daerah, orkestra juga membawakan lagu klasik China Mo Li Hua, serta Rayuan Pulau Kelapa dan Laskar Pelangi yang mendapat sambutan meriah dari penonton.
Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi ketika alat musik tradisional China, yaitu erhu dan pipa, dimainkan bersama saat lagu Indonesia Pusaka dibawakan sebagai simbol persahabatan antara Indonesia dan China.
KBRI Dorong Pertukaran Seni Indonesia-China
Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk China Dr. Irene mengatakan musik memiliki kekuatan untuk mempererat hubungan antarbangsa.
"Musik selalu bersifat universal dan irama mampu menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat dari berbagai bangsa," ungkap Irene.
Ia berharap konser tersebut dapat mendorong masyarakat China semakin mengenal kekayaan seni budaya Indonesia.
Irene juga menyampaikan KBRI akan terus mendukung pertukaran masyarakat dan kerja sama kesenian antara Indonesia dan China sebagai fondasi hubungan bilateral yang lebih luas.
Konduktor TRUST Nathania Karina mengatakan tampil di Beijing menjadi pengalaman berharga bagi para musisi muda Indonesia.
Ia berharap dapat kembali tampil di China dan bertemu dengan para musisi China di Indonesia pada masa mendatang.
- Penulis :
- Gerry Eka





