
Pantau - Keahlian tradisional masyarakat Fuzhou dalam meramu aroma teh melati yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda nasional China terus mendorong perkembangan pariwisata budaya di kota tersebut melalui pelestarian industri teh yang telah berusia lebih dari satu abad.
Warisan Teh Melati Diangkat Menjadi Daya Tarik Wisata
Pemerintah Fuzhou memanfaatkan warisan industri teh melati dengan merestorasi perkebunan teh bersejarah dan pabrik pembuatan teh beraroma sebagai bagian dari pengembangan destinasi wisata.
Berbagai atraksi bertema teh juga dikembangkan dengan menggabungkan unsur industri, pendidikan, dan budaya untuk menarik minat wisatawan.
Dalam beberapa tahun terakhir, warisan teh melati tersebut bertransformasi menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan sektor pariwisata budaya di Fuzhou, Provinsi Fujian, China.
Wisatawan Nikmati Pengalaman Budaya Teh
Wisatawan dapat menyaksikan langsung proses tradisional pembuatan teh melati yang diperagakan oleh pewaris tingkat nasional keahlian peramuan aroma teh melati, Fu Tianlong.
Selain menyaksikan proses produksi, pengunjung juga dapat mencicipi teh melati di kedai-kedai tradisional yang berada di kawasan bersejarah Shangxiahang.
Kawasan tersebut turut menghadirkan berbagai toko bertema melati, termasuk gerai makanan penutup yang menjadi bagian dari pengalaman wisata budaya bagi para pengunjung.
Pengembangan wisata berbasis warisan budaya itu menjadi upaya Fuzhou dalam melestarikan tradisi teh melati sekaligus memperkuat daya tarik sektor pariwisata lokal.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





