
Pantau - Gubernur Bali Wayan Koster menyambut rencana pembukaan kembali penerbangan langsung Taipei-Bali oleh maskapai Starlux yang ditargetkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara asal Taiwan ke Pulau Dewata.
Penerbangan perdana Starlux melalui rute Taipei (TPE)-Denpasar (DPS) dijadwalkan mendarat di Bali pada 1 Oktober 2026.
Koster menilai konektivitas udara memiliki peran penting dalam membuka sekaligus memperkuat pasar wisatawan mancanegara bagi sektor pariwisata Bali.
"Konektivitas udara menjadi faktor penting dalam membuka dan memperkuat pasar wisatawan mancanegara, pembukaan rute langsung ini kami harapkan memberikan dampak positif bagi pariwisata Bali," ungkap Koster.
Koster Siap Sambut Penerbangan Perdana Starlux
Pernyataan tersebut disampaikan Koster ketika menerima kunjungan perkenalan Direktur Jenderal Taipei Economic and Trade Office (TETO) Surabaya yang baru, David Wen-Chiun Lin.
Dalam pertemuan tersebut, Koster menegaskan kemudahan akses penerbangan merupakan salah satu faktor utama dalam menggairahkan sektor pariwisata daerah.
Penerbangan langsung dinilai dapat memberikan akses yang lebih mudah dan efisien bagi wisatawan Taiwan yang ingin berkunjung ke Bali karena tidak perlu melakukan transit.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembukaan kembali rute tersebut, Koster menyampaikan ketertarikannya untuk menghadiri langsung penyambutan penerbangan perdana Starlux.
Pertemuan Koster dan David juga membahas perkembangan warga Taiwan yang berkunjung maupun menetap di Bali.
Sektor pariwisata dinilai menjadi salah satu bidang strategis untuk semakin mempererat kerja sama dan hubungan antara masyarakat Bali dan Taiwan.
Rute Taipei-Bali Kembali Dibuka
David menyampaikan rencana peresmian penerbangan perdana Taipei-Denpasar oleh Starlux pada awal Oktober 2026.
Rute penerbangan langsung Taipei-Bali bukan jalur yang sepenuhnya baru karena sebelumnya pernah beroperasi sebelum kemudian dihentikan.
Pembukaan kembali penerbangan langsung tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan akses bagi warga Taiwan yang ingin berkunjung dan berlibur ke Bali.
Selain memangkas waktu perjalanan karena penumpang tidak perlu transit, penerbangan langsung diharapkan meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat Taiwan menuju Bali.
"Dengan penerbangan langsung (direct flight) dari Taiwan ke Bali, diharapkan kunjungan wisatawan asal Taiwan ke Bali bisa terus meningkat," kata David.
David menilai tingginya minat masyarakat Taiwan melakukan perjalanan ke luar negeri menjadi peluang besar yang dapat dimanfaatkan Bali untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.
Kehadiran penerbangan tanpa transit juga diharapkan membuat Bali semakin mudah dijangkau wisatawan asal Taiwan.
David optimistis jumlah kunjungan wisatawan Taiwan ke Bali akan terus meningkat seiring bertambahnya pilihan penerbangan langsung.
Konektivitas melalui rute Taipei-Bali juga diyakini dapat semakin memperkuat posisi Bali sebagai salah satu destinasi prioritas bagi wisatawan Taiwan.
Pembukaan kembali rute tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan sektor pariwisata Bali secara lebih luas.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum awal Pemerintah Provinsi Bali dan pimpinan baru TETO Surabaya untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama di berbagai bidang, dengan pariwisata serta konektivitas udara sebagai salah satu fokus strategis.
- Penulis :
- Shila Glorya




