
Pantau - Wali Kota Batam, Kepulauan Riau, Amsakar Achmad mendorong hubungan Batam dan Singapura terus diperkuat untuk membuka lebih banyak peluang kerja sama di bidang ekonomi, investasi, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Amsakar menilai hubungan Batam dan Singapura selama ini telah terjalin sangat erat, ditopang kedekatan geografis yang menjadi modal penting bagi pengembangan kerja sama kedua wilayah.
"Hubungan baik yang sudah terjalin sangat erat selama ini harus terus kita jaga dan tingkatkan. Kedekatan geografis ini merupakan modal besar untuk terus membuka berbagai peluang kerja sama baru, baik di sektor ekonomi, investasi, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia yang saling menguntungkan kedua pihak," ungkap Amsakar.
Pernyataan tersebut disampaikan Amsakar setelah menghadiri Singapore National Day Reception di Batam pada Kamis, 3 September malam.
Investasi Singapura di Batam Capai Rp10,89 Triliun
Amsakar mengatakan Singapura memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Batam, terutama melalui investasi yang masuk ke berbagai sektor.
Pada semester I 2026, nilai investasi Singapura di Batam tercatat mencapai Rp10,89 triliun atau sekitar 36,44 persen dari keseluruhan investasi yang masuk ke Batam selama periode tersebut.
Investasi Singapura juga telah masuk ke sejumlah industri berteknologi tinggi di Batam, termasuk pembangunan pusat data dan pengembangan teknologi kecerdasan buatan.
Selain investasi, kedekatan geografis dengan Singapura membuka peluang bagi Batam untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan memperluas kerja sama di sektor pariwisata.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, wisatawan asal Singapura secara konsisten menjadi kelompok yang mendominasi kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam dalam beberapa bulan selama semester I 2026.
Kontribusi investasi dan wisatawan tersebut menjadi bagian dari hubungan ekonomi Batam-Singapura yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi kedua wilayah.
Singapura Soroti Pertumbuhan Ekonomi Kepri dan Batam
Menteri Negara pada Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Dalam Negeri Singapura Zhulkarnain Abdul Rahim turut mengapresiasi hubungan harmonis dan kolaborasi yang terus terjaga antara Indonesia dan Singapura.
Zhulkarnain menyoroti pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau sebesar 6,94 persen yang berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen, sementara Batam mencatat pertumbuhan 6,76 persen secara tahunan.
"Kepri mencatat pertumbuhan ekonomi yang sangat impresif, yaitu 6,94 persen, jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen. Batam sendiri juga mencatat pertumbuhan yang luar biasa, sebesar 6,76 persen secara tahunan," kata Zhulkarnain.
Menurut Zhulkarnain, Kepulauan Riau dan Batam memiliki posisi strategis dalam hubungan Indonesia dan Singapura, termasuk dengan keberadaan perusahaan-perusahaan Singapura yang membangun kapabilitas baru di bidang ekonomi digital.
Dalam kunjungannya ke Batam, Zhulkarnain juga mendatangi Seatrium yang bergerak di bidang galangan kapal serta Politeknik Tourism Batam yang berperan dalam pengembangan keterampilan tenaga kerja sektor pariwisata dan perhotelan.
"Saya berkunjung ke Seatrium, salah satu contoh perusahaan di bidang galangan kapal yang bekerja membangun kapabilitas baru untuk masa depan. Saya juga berkunjung ke Politeknik Tourism Batam, yang punya peran penting dalam memperkuat keterampilan dan kapabilitas tenaga kerja di sektor pariwisata dan perhotelan Batam," ungkap Zhulkarnain.
Pengembangan kemampuan tenaga kerja tersebut menjadi salah satu bidang yang berpotensi semakin memperkuat hubungan dan kerja sama Batam dengan Singapura.
Zhulkarnain juga menegaskan komitmen untuk menjaga hubungan Indonesia dan Singapura serta berharap kemitraan dengan Kepulauan Riau dan Batam terus berkembang.
"Kami berharap kerja sama antara Indonesia, khususnya Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, dengan Singapura terus berjalan dengan sangat baik. Semoga kedua negara senantiasa maju, sejahtera, dan terus bertumbuh bersama dalam semangat kemitraan yang solid," ungkap Zhulkarnain.
Amsakar berharap penguatan hubungan dengan Singapura terus memberikan dampak positif sekaligus memperkokoh posisi Batam sebagai salah satu kawasan strategis dalam hubungan ekonomi Indonesia-Singapura.
- Penulis :
- Shila Glorya




