HOME  ⁄  Bioskop

Garin Nugroho Menangis dan Serukan Kemerdekaan Palestina saat Pemutaran Perdana Film Merah Sebelum Fajar di Tokyo

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Garin Nugroho Menangis dan Serukan Kemerdekaan Palestina saat Pemutaran Perdana Film Merah Sebelum Fajar di Tokyo
Foto: (Sumber :(Ki-ka): Aktor Nagra Pakusadewo, sutradara Garin Nugroho, dan aktor sekaligus produser Nicholas Saputra usai tanya jawab bersama penonton di pemutaran perdana "Merah Sebelum Fajar" (Red Before Dawn) di Hulic Hall Tokyo, Selasa (28/10). "Merah Sebelum Fajar" masuk ke dalam kompetisi utama Tokyo International Film Festival ke-39 yang berlangsung pada 26 Oktober-4 November 2026. ANTARA/Nanien Yuniar..)

Pantau - Sutradara Indonesia Garin Nugroho menangis saat menyerukan penghentian perang dan kekerasan di Gaza, Palestina, dalam sesi tanya jawab seusai pemutaran perdana film terbarunya, Merah Sebelum Fajar (Red Before Dawn), di Hulic Hall Tokyo, Jepang, Selasa (27/10/2026).

Seruan tersebut disampaikan Garin di hadapan penonton Tokyo International Film Festival (TIFF) 2026 setelah filmnya ditayangkan dalam program kompetisi utama festival tersebut.

Garin mengungkapkan bahwa film terbarunya memiliki keterkaitan erat dengan berbagai peristiwa kekerasan yang masih terjadi di Indonesia maupun dunia.

Saat membicarakan konflik dan tragedi kemanusiaan, sutradara tersebut terlihat emosional hingga beberapa kali harus menghentikan perkataannya.

"Kita harus hentikan perang, kita harus hentikan genosida di Gaza. Free Palestine!" seru Garin sambil menangis.

Garin Nugroho Tak Kuasa Menahan Tangis di Hadapan Penonton Tokyo

Pemutaran perdana Merah Sebelum Fajar menjadi momen emosional bagi Garin Nugroho ketika berbicara mengenai pesan yang ingin disampaikan melalui film tersebut.

Dalam sesi tanya jawab bersama penonton, Garin mengawali pernyataannya dengan menyampaikan terima kasih kepada mereka yang telah menghadiri pemutaran filmnya.

Ia kemudian menjelaskan bahwa cerita dalam film tersebut berkaitan dengan situasi dunia yang masih diwarnai konflik dan kekerasan.

"Terima kasih atas kedatangannya. Bagi saya, film ini sangat dekat dengan kondisi saat ini. Atas nama sumber daya alam, atas nama tanah, atas nama agama, masih banyak terjadi perang dan tragedi..." kata Garin dalam bahasa Inggris.

Ketika menyampaikan pernyataan tersebut, Garin terlihat berkaca-kaca sebelum akhirnya terdiam selama beberapa detik untuk menenangkan diri.

Suasana semakin emosional ketika ia menyerukan penghentian perang dan kekerasan di Gaza.

Garin juga mengecam berbagai tindakan kekerasan brutal yang terjadi di Indonesia dan menegaskan bahwa tindakan tersebut harus dihentikan.

Film Merah Sebelum Fajar Bersaing di Kompetisi Utama TIFF 2026

Film Merah Sebelum Fajar, yang memiliki judul internasional Red Before Dawn, terpilih mengikuti kompetisi utama Tokyo International Film Festival ke-39.

Festival film internasional tersebut berlangsung di Tokyo, Jepang, pada 26 Oktober hingga 4 November 2026.

Pemutaran perdana film karya Garin Nugroho digelar di Hulic Hall Tokyo pada Selasa (27/10/2026).

Keikutsertaan film tersebut dalam kompetisi utama menjadi bagian dari kehadiran karya sinema Indonesia di festival film internasional.

Garin menyampaikan bahwa film terbarunya lahir dari kegelisahan terhadap berbagai bentuk kekerasan yang terjadi di masyarakat.

Melalui karya tersebut, ia mengangkat persoalan kemanusiaan yang menurutnya masih relevan dengan situasi saat ini.

Nagra Pakusadewo Ikut Emosional saat Membicarakan Film

Selain Garin Nugroho, aktor Nagra Pakusadewo yang memerankan tokoh Arya dalam Merah Sebelum Fajar juga terlihat emosional ketika berbicara di hadapan penonton.

Nagra sempat terdiam dan berusaha menenangkan diri sebelum melanjutkan pernyataannya.

Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Garin Nugroho, Nicholas Saputra, serta seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan film tersebut.

"Sebelumnya saya mau bilang terima kasih untuk Mas Garin, Mas Nicho, semua yang terlibat untuk mendukung terealisasinya film ini," ujar Nagra dengan suara terbata-bata.

Nicholas Saputra yang turut menjadi produser film tersebut juga hadir dalam sesi tanya jawab bersama Garin dan Nagra.

Ketiganya menemui penonton setelah pemutaran perdana untuk membicarakan film yang mengikuti kompetisi utama TIFF 2026 itu.

Garin Sampaikan Pesan Kemanusiaan Lewat Karya Sinema

Melalui pemutaran Merah Sebelum Fajar di Tokyo, Garin Nugroho menyampaikan pandangannya mengenai konflik, kekerasan, dan tragedi kemanusiaan yang terjadi di berbagai wilayah.

Ia menyoroti bagaimana persoalan sumber daya alam, tanah, dan agama masih berkaitan dengan berbagai konflik di dunia.

Dalam kesempatan tersebut, Garin secara khusus menyerukan penghentian perang dan tindakan yang disebutnya sebagai genosida di Gaza.

Pernyataan itu disampaikan secara terbuka di hadapan penonton internasional yang menghadiri sesi tanya jawab setelah pemutaran film.

Merah Sebelum Fajar menjadi salah satu film yang berkompetisi dalam Tokyo International Film Festival ke-39 hingga festival tersebut berakhir pada 4 November 2026.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026