HOME  ⁄  Ekonomi

Pabrik Pengolahan Kelapa FreeNow di Morowali Beroperasi Sejak September 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pabrik Pengolahan Kelapa FreeNow di Morowali Beroperasi Sejak September 2026
Foto: (Sumber :Staf Khusus Menteri Transmigrasi, Yoyo A. Budiyanto (kanan) berfoto saat mengunjungi pabrik FreeNow di Tongxiang, Provinsi Zhejiang, China, pada 17 Oktober 2026. ANTARA/Xinhua.)

Pantau - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menyatakan investasi pabrik pengolahan kelapa FreeNow di Morowali, Sulawesi Tengah, berpotensi memperkuat perekonomian daerah melalui penyerapan hingga 1.000 tenaga kerja lokal.

Staf Khusus Menteri Transmigrasi, Yoyo A. Budiyanto, mengatakan pabrik yang mulai beroperasi pada September 2026 tersebut memberikan dampak ekonomi melalui pembukaan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.

Pernyataan tersebut disampaikan Yoyo saat mengunjungi fasilitas produksi FreeNow di Tongxiang, Provinsi Zhejiang, China, pada 17 Oktober 2026, sebagaimana dikutip pada Selasa (27/10/2026).

Yoyo berharap investasi perusahaan tersebut di Indonesia dapat terus berkembang sehingga membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan industri.

Pabrik FreeNow di Morowali Berpotensi Serap 1.000 Tenaga Kerja

Kementerian Transmigrasi menilai keberadaan pabrik pengolahan kelapa FreeNow di Morowali menjadi salah satu bentuk investasi industri yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat lokal.

Pabrik tersebut mulai beroperasi pada September 2026 dan disebut memiliki kapasitas penyerapan tenaga kerja hingga 1.000 orang.

Yoyo menyampaikan bahwa investasi FreeNow diharapkan tidak hanya mendukung kegiatan produksi, tetapi juga memperluas kesempatan kerja bagi penduduk sekitar.

Menurutnya, perluasan investasi perusahaan di Indonesia dapat menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga berharap pengembangan usaha FreeNow di China dapat diikuti dengan peningkatan investasi di Indonesia.

Dengan bertambahnya kegiatan industri, masyarakat lokal diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi.

Kementrans Dorong Industri Berbasis Potensi Daerah

Kementerian Transmigrasi memandang pengembangan industri yang memanfaatkan potensi daerah sebagai salah satu upaya memperkuat perekonomian kawasan transmigrasi dan wilayah sekitarnya.

Industri pengolahan kelapa dinilai dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi produksi.

Selain penyerapan tenaga kerja langsung, keberadaan industri juga berpotensi meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam rantai produksi dan distribusi.

Keterlibatan tersebut mencakup peluang usaha yang berkaitan dengan penyediaan bahan baku serta kegiatan pendukung industri.

Kementrans berharap investasi industri dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar kawasan transmigrasi.

Pengembangan usaha yang berkelanjutan juga diharapkan mampu memperluas kesempatan kerja bagi penduduk lokal.

FreeNow Miliki Enam Pabrik, Termasuk Satu di Indonesia

Dalam kunjungan ke Tongxiang, pihak FreeNow menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia atas perhatian terhadap pengembangan investasi perusahaan.

Manajemen FreeNow juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia atas dukungan yang diberikan hingga fasilitas produksinya dapat mulai beroperasi.

Perusahaan tersebut diketahui telah berdiri sekitar 10 tahun dan kini memiliki enam pabrik.

Dari jumlah tersebut, satu fasilitas produksi berada di Indonesia.

FreeNow berharap kegiatan bisnisnya di Indonesia dapat berkembang seiring dukungan pemerintah terhadap investasi perusahaan.

Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperluas kegiatan produksi sekaligus memberikan manfaat bagi perekonomian daerah.

Kunjungan ke China Bahas Peluang Pengembangan Investasi

Kunjungan Yoyo A. Budiyanto ke pabrik FreeNow di Tongxiang pada 17 Oktober 2026 menjadi bagian dari perhatian Kementerian Transmigrasi terhadap investasi yang berpotensi mendukung pembangunan ekonomi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Yoyo menyampaikan harapan agar pertumbuhan usaha FreeNow di China turut mendorong perluasan investasi perusahaan di Indonesia.

Kementrans menilai investasi industri berbasis potensi lokal dapat mendukung pengembangan kawasan transmigrasi melalui penciptaan lapangan kerja dan peluang usaha.

Dengan mulai beroperasinya pabrik FreeNow di Morowali sejak September 2026, pemerintah berharap kegiatan industri tersebut dapat terus berkembang dan meningkatkan keterlibatan tenaga kerja lokal.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026