
Pantau - Bank of China Hong Kong Limited cabang Jakarta menyelenggarakan forum transaksi renminbi lintas batas di Medan sebagai upaya memperkuat kerja sama keuangan dan perdagangan China-Indonesia.
Forum bertajuk Forum Potensi Kerja Sama Transaksi Renminbi Lintas Perbatasan dan Mata Uang Lokal China-Indonesia dalam Kerangka Local Currency Transaction digelar di Medan pada Jumat 6 Februari 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 tamu dari berbagai institusi dan kalangan usaha di wilayah Medan.
Hadir dalam acara tersebut Konsul Jenderal Republik Rakyat China di Medan Huang He, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara Dr. Rudy Brando Hutabarat, Ketua China Chamber of Commerce in Indonesia cabang Riau Hao Weisong, serta Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa Provinsi Sumatra Utara Janlie.
Forum ini juga diikuti oleh perwakilan pelaku usaha setempat yang memiliki keterkaitan dengan perdagangan dan investasi bilateral.
Dukungan Diplomatik dan Stabilitas Keuangan
Konsul Jenderal Huang He menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya forum tersebut dan menegaskan hubungan bilateral China dan Indonesia tengah berada pada periode terbaik dalam sejarah.
Ia menyebut China telah menjadi mitra dagang terbesar Indonesia selama 12 tahun berturut-turut serta masuk tiga besar sumber investasi asing di Indonesia selama sembilan tahun berturut-turut.
Huang He menyampaikan bahwa mekanisme transaksi RMB lintas perbatasan dan mata uang lokal merupakan hasil alami dari kemitraan strategis komprehensif kedua negara.
Ia menilai mekanisme tersebut memiliki makna praktis bagi Indonesia dalam diversifikasi cadangan devisa nasional, penurunan risiko nilai tukar, penyediaan jalur penyelesaian transaksi yang stabil, penguatan stabilitas mata uang domestik, dan peningkatan ketahanan ekonomi makro.
Huang He berharap Bank of China Hong Kong cabang Jakarta dapat terus mengoptimalkan mekanisme tersebut dan menyediakan layanan keuangan yang semakin berkualitas.
Perkembangan LCT dan Potensi Sumatra
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara menyampaikan bahwa Indonesia telah menjalin kerja sama Local Currency Transaction dengan sejumlah negara, termasuk China.
Ia menjelaskan bahwa nilai transaksi LCT Indonesia pada 2025 mencapai 25,66 miliar dolar AS dengan rata-rata 7.568 pengguna per bulan.
Pertumbuhan transaksi LCT Indonesia-China dinilai sangat menonjol dengan peningkatan nilai dari 4,9 miliar dolar AS pada 2024 menjadi 13,19 miliar dolar AS pada 2025.
Peningkatan tersebut mencerminkan pengakuan dunia usaha terhadap mekanisme LCT yang mulai diterapkan sejak 2018.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, fundamental ekonomi Indonesia dinilai tetap solid dengan dukungan ekspor berbasis sumber daya dari Sumatra.
Penerapan LCT saat ini masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, sementara Sumatra dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan lebih lanjut.
Medan dipandang sebagai pusat ekonomi dan perdagangan penting di Sumatra serta berpotensi menjadi platform utama pendalaman kerja sama LCT China-Indonesia.
Paparan Teknis dan Layanan Keuangan Lintas Batas
Perencana Strategi Senior Bank of China Hong Kong Ying Jian menyampaikan pemaparan utama mengenai perkembangan penggunaan RMB lintas perbatasan serta prospek pengembangan mekanisme LCT.
Pemaparan tersebut menyoroti optimalisasi penggunaan RMB lintas perbatasan, perluasan skenario penggunaan di sektor prioritas Indonesia, dan peluang bagi dunia usaha.
Bank of China Hong Kong cabang Jakarta memperkenalkan praktik operasional pasar keuangan Indonesia, pembukaan rekening RMB lintas perbatasan, dukungan pembiayaan, dan penyelesaian transaksi lintas batas.
Materi juga mencakup layanan manajemen kas, instrumen pengelolaan risiko nilai tukar seperti transaksi forward dan swap, serta layanan penggajian lintas perbatasan payroll remittance.
Wakil Pimpinan Bank of China Hong Kong cabang Jakarta Liu Yue menyatakan Indonesia merupakan mitra penting China dengan Sumatra memiliki basis industri kuat, pelabuhan dan logistik memadai, serta infrastruktur pendukung yang cukup.
Ia menilai Sumatra sebagai kawasan ekonomi berbasis sumber daya yang berorientasi ekspor dengan efek pengelompokan industri dari investasi perusahaan China yang semakin nyata.
Forum ini bertujuan membangun platform pertukaran yang lebih mendalam dan mendorong kerja sama praktis yang sesuai kebutuhan dunia usaha.
Mengawali tahun 2026, Bank of China Hong Kong cabang Jakarta telah menggelar kegiatan serupa di Jakarta, Semarang, dan wilayah utama lainnya, serta akan melanjutkannya sepanjang tahun.
- Penulis :
- Aditya Yohan







