
Pantau - KAI Group melayani sebanyak 128,05 juta pelanggan sepanjang Januari hingga Maret 2026 atau meningkat 9,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 116,45 juta pelanggan.
Lonjakan Penumpang di Berbagai Layanan
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan peningkatan ini mencerminkan minat masyarakat yang terus tumbuh terhadap transportasi kereta api.
“Kereta api semakin memikat masyarakat karena mampu menjawab kebutuhan perjalanan yang beragam. Dari aktivitas harian hingga perjalanan antarkota, semuanya terhubung dalam satu sistem layanan yang kini semakin terintegrasi,” ujarnya.
Layanan kereta api jarak jauh dan lokal mencatatkan 14,51 juta pelanggan atau naik 18,40 persen dibanding tahun sebelumnya.
Sementara itu, KAI Commuter menjadi kontributor terbesar dengan melayani 101,38 juta pelanggan atau meningkat 8,11 persen.
“Setiap hari, jutaan masyarakat di berbagai kota mengandalkan Commuter Line untuk berpindah dari rumah ke tempat kerja, sekolah dan kembali lagi,” kata Anne.
Pertumbuhan Didukung Integrasi dan Mobilitas Tinggi
LRT Jabodebek melayani 7,75 juta pelanggan atau tumbuh 22,10 persen, sedangkan layanan kereta bandara mencatat 1,75 juta pelanggan atau naik 8,48 persen.
LRT Sumatera Selatan mengangkut 1,08 juta pelanggan atau meningkat 7,38 persen, sementara kereta cepat Whoosh melayani 1,40 juta pelanggan atau tumbuh 4,07 persen.
Di wilayah timur Indonesia, KA Makassar–Parepare mencatat pertumbuhan tertinggi dengan 75.421 pelanggan atau melonjak 66,45 persen.
Selain itu, layanan KAI Wisata juga mengalami lonjakan signifikan hingga 110,10 persen dengan total 78.134 pelanggan.
“Angka-angka ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh. Kereta api kini menjadi bagian dari keseharian, digunakan oleh berbagai kalangan dengan kebutuhan yang beragam, dan menghubungkan perjalanan dalam satu ekosistem yang semakin terintegrasi,” tutup Anne.
Sebagai informasi tambahan, peningkatan jumlah penumpang ini didorong oleh momentum Lebaran serta tingginya mobilitas harian masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








