
Pantau - PT PAL Indonesia bekerja sama dengan PT Industri Kapal Indonesia (IKI) untuk memperkuat konsolidasi industri galangan kapal nasional melalui pembangunan kapal pinisi serbaguna pesanan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Kolaborasi Industri dan Penguatan Ekosistem
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Makassar sebagai bagian dari peran PT PAL sebagai National Consolidator galangan kapal nasional.
Direktur Utama PT PAL Kaharuddin Djenod menyampaikan, "Kolaborasi ini menunjukkan bahwa industri galangan nasional dapat tumbuh bersama serta menghasilkan produk berkualitas. Dan tentunya ekosistem industri komponen juga ikut tumbuh."
Dalam proyek ini, PT PAL bertugas memastikan standar material, pengendalian mutu, serta quality assurance, sementara PT IKI bertanggung jawab pada pembangunan fisik kapal.
Plt Direktur Utama PT IKI Suhan Ikhsan menyampaikan, "Semoga melalui proyek ini, sharing teknologi dan sharing knowledge dapat berjalan secara optimal. Sehingga di bawah kepemimpinan PAL, seluruh galangan kapal nasional, khususnya IKI dapat terus tumbuh dan berkontribusi bagi terwujudnya kedaulatan maritim Indonesia."
Kapal Pinisi Modern untuk Konektivitas Wilayah
Kapal pinisi serbaguna yang dibangun memiliki panjang 52 meter dengan kapasitas hingga 140 orang.
Desain kapal menggabungkan karakteristik tradisional pinisi dengan teknologi modern untuk meningkatkan fungsi dan efisiensi.
Kapal ini akan difungsikan sebagai transportasi antarpulau sekaligus dilengkapi tangki bahan bakar untuk distribusi BBM subsidi ke wilayah terpencil.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, "Kapal ini akan menjadi penghubung utama konektivitas antarpulau di wilayah Sulawesi Selatan."
Proyek ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendukung kedaulatan maritim Indonesia.
- Penulis :
- Gerry Eka




