HOME  ⁄  Olahraga

Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand Usai Jonatan Christie Tumbang di Piala Thomas 2026

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand Usai Jonatan Christie Tumbang di Piala Thomas 2026
Foto: (Sumber: Arsip - Foto multiple exposure pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengembalikan kok ke arah tunggal putra Thailand Kunlavut Vitidsarn pada final Daihatsu Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (26/1/2025). ANTARA FOTO/Fauzan/foc/am.)

Pantau - Tim Piala Thomas Indonesia tertinggal 0-1 dari Thailand pada laga kedua Grup D setelah tunggal pertama Jonatan Christie kalah dari Kunlavut Vitidsarn di Forum Horsens, Denmark.

Jonatan Tumbang dalam Laga Tiga Gim Sengit

Jonatan Christie harus mengakui keunggulan lawannya setelah melalui pertandingan ketat dengan skor 16-21, 22-20, 20-22.

Pada gim pertama, Jonatan sempat tertinggal setelah lawan meraih empat poin awal sebelum bangkit dengan delapan poin beruntun untuk berbalik unggul.

Namun momentum tidak bertahan hingga Kunlavut menutup gim pertama dengan skor 21-16.

Di gim kedua, Jonatan tampil lebih sabar dan mampu unggul sejak awal.

Meski sempat tertinggal 19-20, ia berhasil membalikkan keadaan dan merebut gim kedua dengan skor 22-20.

Gim ketiga berlangsung ketat dengan Jonatan sempat unggul 9-5 sebelum lawan berbalik memimpin 15-13.

Jonatan hampir mengamankan kemenangan saat unggul 20-17, namun kehilangan momentum setelah lawan mencetak lima poin beruntun untuk menang 22-20.

Laga Penentuan Masih Berlanjut

Kekalahan ini membuat Indonesia tertinggal sementara 0-1 dari Thailand dalam pertandingan fase grup.

Laga kemudian dilanjutkan dengan partai ganda pertama antara Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani melawan pasangan Thailand.

Partai berikutnya akan mempertemukan tunggal kedua, ganda kedua, serta tunggal ketiga sebagai penentu hasil akhir pertandingan.

Sejumlah pemain Indonesia yang dijadwalkan tampil antara lain Alwi Farhan, Fajar Alfian, Nikolaus Joaquin, dan Mohammad Zaki Ubaidillah.

Pertandingan ini menjadi penentu penting bagi langkah Indonesia untuk lolos dari fase grup Piala Thomas 2026.

Penulis :
Gerry Eka