
Pantau - China mencatat lonjakan konsumsi selama liburan Hari Buruh 2026 yang didorong perubahan pola belanja generasi muda ke arah pengalaman dan layanan fleksibel.
Tren Pengalaman Jadi Daya Tarik
Salah satu tren yang mencuat adalah aktivitas panjat es dalam ruangan di Chengdu yang menarik minat wisatawan.
Pengunjung Zhao Hairui bahkan rela menempuh perjalanan udara selama sekitar empat jam demi mencoba pengalaman tersebut.
Ia mengatakan, "Saya datang ke sini khusus untuk mendapatkan pengalaman ini,"
Gym panjat es ICE PANDA dilaporkan ramai dengan reservasi harian mencapai lebih dari 40 orang dan hampir penuh.
Lebih dari 60 persen pengunjung berasal dari luar Sichuan, menunjukkan tingginya daya tarik wisata berbasis pengalaman.
Kepala gym Wajie mengatakan, "Banyak yang datang membawa koper dan langsung mulai memanjat setelah menitipkannya di konter,"
Data menunjukkan lebih dari 400 juta orang di China kini berpartisipasi dalam olahraga luar ruangan dengan anak muda sebagai kelompok dominan.
Penyewaan dan Gaya Hidup Fleksibel
Selain pengalaman, tren lain yang berkembang adalah bepergian bersama hewan peliharaan serta meningkatnya konsumsi produk terkait.
Siaran langsung produk hewan peliharaan oleh Li Jiaqi bahkan menarik lebih dari 10 juta penonton.
Tren penyewaan barang perjalanan seperti kamera dan drone juga meningkat pesat.
Platform rrzu.com mencatat kenaikan prapemesanan sebesar 58 persen dengan mayoritas pengguna berusia di bawah 30 tahun.
Permintaan serupa terjadi di platform Xianyu dengan peningkatan penyewaan lebih dari 10 kali lipat dalam tiga tahun terakhir.
Sektor penyewaan tercatat tumbuh 10,3 persen pada 2025 dan diproyeksikan mendekati nilai 1 triliun yuan pada 2030.
Ia menyatakan, "Seiring konsep konsumsi yang terus berkembang, industri penyewaan akan menghadirkan dorongan yang lebih besar dalam perekonomian,"
Secara keseluruhan, tren konsumsi selama liburan ini mencerminkan pergeseran menuju pengalaman, fleksibilitas, dan ekonomi berbasis layanan di China.
- Penulis :
- Gerry Eka





