HOME  ⁄  Ekonomi

Khofifah Dorong Peternak Tingkatkan Kualitas, Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah dan Asia

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Khofifah Dorong Peternak Tingkatkan Kualitas, Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah dan Asia
Foto: (Sumber: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau peternakan Berkah Wafa Farm di Kabupaten Mojokerto. (ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim).)

Pantau - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong peternak meningkatkan kualitas ternak guna memenuhi peluang pasar global, khususnya ke Arab Saudi dan Malaysia.

Peluang Ekspor dan Standar Global

Dorongan tersebut disampaikan saat meninjau peternakan di Mojokerto dengan menekankan kesiapan Jawa Timur memasok kebutuhan daging internasional.

Ia mengatakan, "Beberapa hari lalu, saya ketemu Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, beliau bilang negaranya banyak impor daging Brazil dan Australia. Maka saya sampaikan Jatim siap untuk supply daging kambing, domba dan sapi. Beliau sampaikan syaratnya, dan rasanya kita bisa penuhi persyaratan itu"

Pemerintah Provinsi Jawa Timur optimistis dapat memenuhi standar pasar internasional, termasuk kesiapan Rumah Potong Hewan halal yang akan ditinjau langsung oleh pihak Arab Saudi.

Khofifah menyatakan, "Market kita cukup besar dalam dan luar negeri. Bagi para peternak ini jadi good news berita baik dan new hope harapan baru"

Teknologi dan Pengembangan Ternak

Khofifah juga meninjau berbagai jenis ternak unggulan seperti sapi PO, Limousin, Simental, Red Brahman, Belgian Blue hingga onta.

Ia menaruh perhatian pada pengembangan sapi Belgian Blue yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Ia mengatakan, "Saya bahagia sekali melihat Sapi Belgian Blue. Ini obsesi lama sebetulnya. Saat ini sudah ditemukan teknologi dengan persilangan indukan lokal. Saya Insya Allah akan ambil Sapi Belgian Blue untuk kurban tahun ini"

Pengembangan dilakukan melalui teknologi embrio transfer dan inseminasi buatan yang menghasilkan sapi dengan otot ganda.

Jawa Timur juga dinilai memiliki surplus ternak sapi, kambing, dan domba yang siap memenuhi kebutuhan dalam dan luar negeri.

Ia mengatakan, "Kita sebetulnya mengalami surplus baik itu sapi, kambing, domba. Oleh karena itu, kepada yang akan melakukan penyembelihan hewan kurban, saya rasa banyak titik yang memungkinkan menjadi supply dari hewan kurban saat Idul Adha termasuk di luar Jawa Timur"

Pemerintah memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, bebas penyakit, dan sesuai syariat.

Secara keseluruhan, peningkatan kualitas ternak dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci memperluas pasar ekspor serta meningkatkan kesejahteraan peternak.

Penulis :
Gerry Eka