
Pantau - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis pagi tercatat menguat 62 poin atau 0,36 persen terhadap dolar Amerika Serikat menjadi Rp17.325 per dolar AS.
Penguatan rupiah tersebut dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.387 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Garuda pada awal perdagangan menunjukkan sentimen positif di pasar keuangan domestik.
Rupiah Bergerak di Zona Hijau
Penguatan rupiah terjadi di tengah perhatian pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi global dan perkembangan geopolitik internasional.
Nilai tukar rupiah menjadi salah satu indikator utama yang mencerminkan stabilitas ekonomi nasional dan arus modal asing di pasar keuangan Indonesia.
Sejumlah analis sebelumnya menilai pergerakan rupiah dipengaruhi kondisi eksternal, termasuk meredanya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Pasar Keuangan Terus Dicermati
Pelaku pasar juga terus memantau kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah volatilitas global.
Sebelumnya, Bank Indonesia menilai rupiah masih berada pada posisi undervalued dan memiliki peluang untuk menguat ke depan.
Pemerintah juga menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk penguatan pasar obligasi dan penerbitan Panda Bond untuk menjaga stabilitas rupiah.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





