
Pantau - PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) resmi mengumumkan pengunduran diri Gilarsi Wahju Setijono dari jabatan direktur utama perseroan.
Pengunduran diri tersebut akan berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (19/5).
Komisaris Utama VKTR Anindya N. Bakrie mengatakan perseroan menghormati keputusan Gilarsi Wahju Setijono dan mengapresiasi kontribusinya selama memimpin perusahaan.
“Kami menghormati keputusan Bapak Gilarsi Wahju Setijono dan menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan bagi perkembangan Perseroan,” ungkap Anindya Bakrie dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (14/5).
VKTR Pastikan Transisi Kepemimpinan Berjalan Profesional
Anindya menegaskan Dewan Komisaris akan memastikan proses transisi kepemimpinan berjalan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Menurutnya, pergantian direksi merupakan bagian dari dinamika kepemimpinan korporasi yang dilakukan secara terukur dan profesional.
Perseroan juga memastikan arah strategis perusahaan tetap berjalan dengan fokus pada penguatan fundamental bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang.
“Yang terpenting, arah strategis VKTR tetap kuat dan berkesinambungan. Perseroan akan terus fokus pada penguatan fundamental bisnis, penciptaan nilai jangka panjang, serta komitmen kepada seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Gilarsi Dinilai Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
VKTR menyebut selama kepemimpinan Gilarsi Wahju Setijono, perusahaan berhasil memperkuat fondasi bisnis dan memperluas kolaborasi strategis di sektor kendaraan listrik nasional.
Salah satu pencapaian penting pada periode tersebut adalah peresmian fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik di Magelang, Jawa Tengah.
Pabrik tersebut menjadi bagian dari komitmen VKTR dalam mendukung transformasi mobilitas hijau sekaligus memperkuat industri kendaraan listrik dalam negeri.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto turut meresmikan fasilitas perakitan kendaraan listrik VKTR di Magelang pada April 2026.
- Penulis :
- Aditya Yohan





