
Pantau - Grab Indonesia membantu lebih dari 1.800 pelaku UMKM perempuan di 13 kota memahami strategi bisnis digital, pengelolaan harga, dan pemanfaatan data untuk meningkatkan keuntungan usaha secara berkelanjutan.
Program tersebut dijalankan melalui kegiatan Arisan Sekumpulan Perempuan Bisa (SERABI) spesial ulang tahun 2026 bertajuk “Teman Perempuan Bisa: Makin Ngerti Bisnis, Cuan Makin Manis”.
Director of Territory Jabo & ID Central Operations Grab Indonesia Iki Sari Dewi mengatakan program itu dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha perempuan di era digital.
“Program tahun ini mengundang lebih dari 1.800 peserta yang tersebar di 13 kota di Indonesia,” ungkap Iki Sari Dewi di Jakarta, Kamis (14/5).
Fokus pada Strategi Harga dan Pemanfaatan Data
Grab menyebut kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang komunitas, tetapi juga mendorong pelaku UMKM memahami strategi bisnis digital agar usaha lebih sehat dan berkelanjutan.
Program edukasi itu berfokus pada tiga pilar utama, yakni memahami tren konsumen, strategi penetapan harga online melalui lokakarya BisaMatika, serta pengembangan usaha melalui pemanfaatan GrabModal Mantul.
“GrabModal Mantul merupakan solusi modal usaha khusus bagi Mitra GrabMerchant yang ingin memperbesar bisnisnya,” ujar Iki.
Menurutnya, banyak pelaku usaha perempuan memiliki produk unggulan yang diminati pasar, tetapi masih menghadapi tantangan dalam menentukan harga jual online yang mampu menutupi seluruh biaya operasional.
“Sehingga kami hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut,” katanya.
SERABI Kini Miliki Ribuan Anggota
Program SERABI 2026 digelar sejak akhir April hingga Mei 2026 di sejumlah kota seperti Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya, Bali, Makassar, hingga Balikpapan.
Grab mencatat program tersebut terus berkembang sejak pertama kali digelar pada 2023 dengan hanya 50 Mitra Perempuan GrabMerchant di Jakarta.
Kini, komunitas SERABI telah memiliki lebih dari 3.800 anggota di 13 kota di Indonesia.
Salah satu peserta program, Miranti Pramitha, mengaku mendapatkan pemahaman baru terkait strategi menentukan harga jual produk secara digital.
Ia mengatakan materi BisaMatika membantu pelaku UMKM menjaga margin keuntungan di tengah kenaikan biaya bahan baku.
Kini Miranti mulai menyesuaikan strategi harga dan memilih produk yang dinilai lebih menguntungkan untuk dijual secara online.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





