HOME  ⁄  Nasional

Produk Ekonomi Kreatif Jakarta Akan Dipamerkan di Milan Selama Juni 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Produk Ekonomi Kreatif Jakarta Akan Dipamerkan di Milan Selama Juni 2026
Foto: (Sumber: Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno, didampingi delegasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bertemu dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia, Junimart Girsang, di Milan, Italia, Senin (11/5/2026). ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta..)

Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memamerkan produk ekonomi kreatif ibu kota di Galeri Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Milan, Italia, pada 1 hingga 30 Juni 2026 sebagai bagian dari rangkaian menuju HUT ke-499 Kota Jakarta.

Produk yang dipamerkan meliputi fesyen berbasis budaya Betawi seperti kebaya encim, batik Betawi, aksesori, produk kriya, elemen dekoratif bernuansa ondel-ondel, hingga makanan ringan khas Betawi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan pameran tersebut menjadi upaya memperkenalkan produk kreatif Jakarta ke pasar internasional.

“Jakarta punya banyak produk kreatif yang bagus sampai produk budaya Betawi yang memiliki karakter kuat. Tugas pemerintah membuka jalan, mempertemukan pelaku kreatif dengan pasar yang lebih luas, dan memberi ruang agar produk lokal Jakarta bisa tampil di panggung dunia,” ujar Rano dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Melalui pameran itu, Jakarta ingin menghadirkan wajah ekonomi kreatif yang modern, kompetitif, sekaligus tetap memiliki akar budaya yang kuat.

Produk Betawi Disiapkan Tembus Pasar Global

Rano menegaskan Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh produk lokal agar mampu tampil lebih percaya diri di pasar internasional.

Menurut dia, ekonomi kreatif Jakarta tidak boleh berhenti sebagai produk lokal, tetapi harus berkembang menjadi bagian dari rantai nilai global.

Keterlibatan Jakarta dalam berbagai ajang internasional seperti Paris Fashion Week, Milan Fashion Week, hingga promosi di ITPC Milan disebut menjadi bagian dari strategi besar menjadikan Jakarta sebagai kota global.

“Jakarta ingin menjadi kota global, tetapi tetap membawa jiwanya sendiri. Produk Betawi, karya anak muda Jakarta, dan kreativitas warga kota harus ikut melangkah ke panggung internasional,” kata Rano.

Milan dipilih karena dikenal sebagai salah satu pusat keuangan, bisnis, desain, dan mode dunia bersama Paris, London, dan New York City.

Posisi tersebut dinilai strategis untuk memperkenalkan produk ekonomi kreatif Indonesia kepada pasar Eropa.

Dubes RI Dukung Jakarta Menuju Kota Global

Selain dikenal sebagai kota mode dunia, Milan juga memiliki ekosistem kreatif yang kuat di bidang desain, kriya, kuliner, hingga penyelenggaraan agenda internasional.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia Junimart Girsang menyatakan dukungannya terhadap target Jakarta masuk dalam daftar “Top 50 Global City” pada 2030.

Menurut dia, Jakarta perlu memperluas jejaring kerja sama dengan kota-kota penting dunia, termasuk Milan.

“Milan adalah kota yang sangat strategis, terutama untuk fesyen, desain, dan ekonomi kreatif. Di sini kita juga memiliki ITPC Milan. Silakan produk-produk Jakarta dipamerkan dan diperkenalkan kepada pasar Italia serta Eropa,” ujar Junimart.

Penulis :
Ahmad Yusuf