
Pantau - Sejumlah petani tebu di berbagai daerah menyambut positif penggunaan varietas unggul tebu NX dan Panjalu yang dibagikan Kementerian Pertanian guna meningkatkan produktivitas dan mendukung target swasembada gula nasional.
Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian menyebut pemerintah memperluas penggunaan dua varietas unggul tersebut untuk mengurangi dominasi varietas Bululawang yang dinilai rentan terkena penyakit luka api.
Petani tebu asal Pati, Jawa Tengah, Angga Rangga mengatakan varietas NX-04 cocok digunakan di lahan dengan pengairan terbatas karena relatif tahan terhadap kekeringan.
“Secara fisik NX – 04 tidak berbeda dengan Bululawang namun dengan sejumlah keunggulan antara lain tahan luka api, anakan cukup banyak, produksi di atas 1,2 ton per ha dengan rendemen 9 persen,” katanya.
Ia menjelaskan NX-04 merupakan varietas Bululawang yang telah diperkaya dan ditetapkan sebagai varietas unggul pemerintah sejak 2013.
Menurut dia, varietas tersebut memiliki bobot besar dan jarang berbunga sehingga dinilai menguntungkan bagi petani.
Varietas Panjalu Dinilai Produktif dan Mudah Dipanen
Sementara itu, pemilik varietas Panjalu, Irawan, menyebut tebu jenis baru tersebut memiliki batang berwarna kuning dengan produktivitas mencapai 1,5 ton per hektare dan rendemen hingga 11 persen.
“Berdasarkan pengalaman petani adalah, pertumbuhannya cukup cepat, tahan kekeringan dan memiliki anakan yang banyak. Varietas ini memiliki karakteristik seperti Bululawang yakni memiliki anakan dan bobot cukup tinggi. Per satu rumpun bisa menghasilkan 10 anakan,” ujarnya.
Varietas Panjalu sendiri resmi ditetapkan sebagai benih unggul pada Juni 2025 dan kini mulai digunakan secara luas oleh petani.
Petani tebu asal Tegal, Jawa Tengah, Supardi, mengatakan varietas Panjalu memiliki keunggulan karena tidak berbulu sehingga memudahkan petani saat masuk ke kebun.
“Selain itu varietas unggul ini tidak mudah roboh. Batangnya panjang, besar dan tidak keras sehingga disukai penebang karena mudah saat melakukan panen,” katanya.
Kementan Targetkan Produksi dan Rendemen Tebu Meningkat
Kementerian Pertanian berharap penyebarluasan varietas unggul NX dan Panjalu dapat mempercepat introduksi benih baru sekaligus meningkatkan produksi tebu nasional.
Pemerintah juga menargetkan peningkatan rendemen gula melalui penggunaan varietas unggul yang lebih tahan penyakit dan memiliki produktivitas tinggi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





