
Pantau - Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Pengelola Investasi Danantara dan Hisense Group untuk menjajaki kerja sama di bidang teknologi di Kertanegara, Jakarta, Jumat (15/5).
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, CTO Danantara Sigit Puji Santosa, dan Chairman Hisense Group Jia Shaoqian.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah awal penguatan kolaborasi teknologi antara Indonesia dan perusahaan global.
“MoU tersebut menjadi langkah awal dalam menjajaki kerja sama di bidang teknologi,” kata Prasetyo dalam keterangannya, Sabtu (16/5).
Pertemuan Bahas Investasi dan Penguatan Industri
Pertemuan itu turut dihadiri sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.
Prasetyo menyebut pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif.
“Presiden Prabowo menyambut baik minat Hisense untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia, khususnya dalam mendukung agenda pembangunan nasional, peningkatan investasi serta penguatan ekosistem industri dalam negeri,” ujarnya.
Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat investasi dan kemitraan strategis antara Indonesia dengan pelaku industri global.
Dorong Transfer Teknologi dan Lapangan Kerja
Pemerintah berharap penjajakan kerja sama itu mampu menarik investasi berkualitas sekaligus memperkuat daya saing industri nasional.
Selain itu, kolaborasi Danantara dan Hisense diharapkan dapat mendorong transfer teknologi dan membuka lapangan kerja baru di sektor strategis.
Melalui penandatanganan MoU tersebut, Indonesia dan Hisense menegaskan komitmen awal untuk membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Ahmad Yusuf





