HOME  ⁄  Ekonomi

ASDP Perkuat Penyeberangan Ajibata–Ambarita Selama Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih 2026

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

ASDP Perkuat Penyeberangan Ajibata–Ambarita Selama Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih 2026
Foto: (Sumber: ASDP perkuat akses wisata Danau Toba selama periode libur panjang Kenaikan Isa Almasih tahun 2026. ANTARA/HO-ASDP.)

Pantau - PT ASDP Indonesia Ferry Persero memperkuat layanan penyeberangan di lintasan Ajibata–Ambarita, Danau Toba, Sumatera Utara selama periode libur panjang Kenaikan Isa Almasih 2026 pada 14 hingga 17 Mei 2026 guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan wisatawan menuju Pulau Samosir.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan lintasan Ajibata–Ambarita menjadi akses penting menuju Pulau Samosir sekaligus bagian dari pengalaman wisata yang menghadirkan panorama alam dan budaya khas Danau Toba sejak awal perjalanan.

“Danau Toba memiliki potensi besar sebagai destinasi pariwisata nasional yang perlu didukung melalui layanan transportasi penyeberangan yang andal, aman, dan nyaman,” ungkap Heru.

ASDP memastikan kesiapan layanan penyeberangan di lintasan strategis nasional berjalan optimal, khususnya di kawasan wisata unggulan Indonesia seperti Danau Toba.

“ASDP tidak hanya menghadirkan konektivitas antarwilayah tetapi juga ingin menjadi bagian dari pengalaman perjalanan wisata itu sendiri,” ujarnya.

Penguatan Armada dan Lonjakan Mobilitas Wisatawan

ASDP melakukan penguatan konektivitas melalui optimalisasi armada dengan pengoperasian delapan hingga 12 trip penyeberangan setiap hari mulai pukul 07.30 WIB selama periode libur panjang.

Lintasan Ajibata–Ambarita dilayani menggunakan KMP Ihan Batak dan KMP Pora-Pora dengan waktu tempuh penyeberangan sekitar 45 menit.

Selama perjalanan, pengguna jasa dapat menikmati panorama Danau Toba langsung dari atas kapal menuju Pulau Samosir.

General Manager ASDP Danau Toba Nickson Ambarita menjelaskan selama Januari hingga April 2026 lintasan Ajibata–Ambarita telah melayani 106.856 penumpang dan 28.125 kendaraan.

“Angka tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus peran strategis lintasan Ajibata–Ambarita sebagai akses utama menuju Danau Toba dan Pulau Samosir,” kata Nickson.

Selain lintasan Ajibata–Ambarita, ASDP Cabang Danau Toba juga mengoperasikan lintasan Balige–Onanrunggu–Muara menggunakan KMP Kaldera Toba.

ASDP turut mengoperasikan lintasan Sibolga–Gunung Sitoli menggunakan KMP Jatra I dan KMP Jatra II.

Sementara lintasan Telukdalam–Pulau Tello dilayani menggunakan KMP Simeulue.

Danau Toba Didorong Jadi Destinasi Wisata Berkelas

Setibanya di Pulau Samosir, wisatawan dapat mengunjungi berbagai destinasi unggulan seperti Sabana Rumput Nadeak, Bukit Holbung, Air Terjun Sitiris Tiris, kawasan budaya Huta Siallagan, hingga Patung Yesus Sibea Bea.

Kawasan Danau Toba juga menawarkan berbagai aktivitas wisata air seperti paddle board, jetski, kano, kayak, hingga parasailing.

Ragam aktivitas tersebut dinilai memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi wisata berkelas yang memadukan rekreasi, budaya, dan keindahan alam dalam satu kawasan.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan Danau Toba bukan hanya destinasi unggulan nasional tetapi juga simbol transformasi pariwisata Indonesia yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal.

ASDP menegaskan kesiapan operasional dan penguatan konektivitas di lintasan strategis dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama libur panjang sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata nasional dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Penulis :
Gerry Eka