
Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempelajari strategi Kota Cannes di Prancis dalam membangun ekonomi kreatif berbasis penyelenggaraan event internasional untuk memperkuat sektor pariwisata dan industri kreatif di ibu kota.
Pembelajaran tersebut merupakan hasil pertemuan delegasi Pemprov DKI Jakarta dengan Wakil Wali Kota Cannes Thomas Pariente di Cannes, Prancis pada Kamis, 14 Mei 2026.
Kota Cannes dinilai berhasil menjadikan sektor pariwisata dan industri kreatif sebagai penopang utama ekonomi kota melalui berbagai agenda internasional.
Salah satu faktor utama keberhasilan Cannes adalah penyelenggaraan festival film internasional yang diikuti sekitar 45 ribu peserta setiap tahun.
“Ini luar biasa. Cannes bisa menjadi kota yang hidup dari industri event. Bahkan, 40 persen penopang ekonominya berasal dari sektor pariwisata. Ini juga harus dikembangkan di Jakarta,” kata Rano Karno.
Jakarta Ingin Kembangkan Talenta Event Internasional
Rano berharap Jakarta dapat menjalin kerja sama dengan Cannes untuk membuka peluang pasar konten dan pelatihan penyelenggaraan event internasional.
Pemprov DKI Jakarta juga ingin mengembangkan talenta di bidang manajemen kegiatan internasional seperti yang diterapkan di Cannes.
“Cannes luar biasa. Mereka punya universitas negeri hingga jenjang doktoral yang memungkinkan lulusannya memiliki jejaring dengan event-event internasional. Suatu saat Jakarta juga harus bisa,” ujar Rano.
Thomas Pariente menyebut Cannes Film Festival memberikan dampak ekonomi besar bagi Kota Cannes.
Festival film tersebut diselenggarakan oleh The French Association of the International Film Festival di bawah kepemimpinan Iris Knobloch.
Festival Internasional Jadi Penggerak Ekonomi Cannes
Selama 12 hari pelaksanaan Cannes Film Festival, perputaran ekonomi di Kota Cannes mencapai sekitar 216 juta euro atau setara Rp4,4 triliun.
Selain perfilman, Cannes juga menjadikan berbagai event internasional sebagai penggerak ekonomi melalui sektor pariwisata, media, hospitality, dan industri kreatif.
Pemerintah Cannes memfasilitasi penyelenggaraan festival melalui sejumlah venue utama termasuk Palais des Festivals et des Congres.
Sepanjang tahun, Cannes menggelar berbagai agenda internasional seperti MIPTV dan MIPCOM untuk industri televisi.
Cannes juga rutin mengadakan festival kapal pesiar, festival musik, dan konferensi industri internasional lainnya.
Setiap musim panas pada Juni, Cannes menggelar festival musik selama lima hari dengan sekitar 15 ribu pengunjung.
Festival musik musim panas tersebut menghasilkan dampak ekonomi sekitar 160 juta euro atau setara Rp3,2 triliun.
- Penulis :
- Gerry Eka





