
Pantau - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin pagi melemah 33 poin atau 0,19 persen menjadi Rp17.630 per dolar Amerika Serikat dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.597 per dolar AS.
Pelemahan rupiah terjadi di tengah pergerakan pasar keuangan global yang masih dipengaruhi sentimen ekonomi internasional.
Rupiah Kembali Tertekan di Awal Pekan
Pergerakan rupiah pada awal perdagangan menunjukkan tekanan terhadap mata uang domestik masih berlanjut.
Nilai tukar rupiah sebelumnya ditutup pada level Rp17.597 per dolar AS sebelum kembali melemah pada perdagangan Senin pagi.
Pelemahan ini terjadi bersamaan dengan dinamika pasar global dan penguatan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang negara berkembang.
Sentimen Global Masih Pengaruhi Pasar
Pergerakan kurs rupiah dalam beberapa hari terakhir dipengaruhi berbagai sentimen eksternal, termasuk perkembangan geopolitik dan kondisi ekonomi global.
Sebelumnya, sejumlah analis menilai pelemahan rupiah dipicu meningkatnya ketidakpastian pasar internasional serta pergerakan arus modal asing.
Meski demikian, pemerintah dan otoritas moneter terus memantau perkembangan nilai tukar guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





