
Pantau - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Selasa pagi melemah 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp17.749 per dolar Amerika Serikat dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.744 per dolar AS.
Pergerakan rupiah melemah di tengah dinamika pasar keuangan global dan sentimen ekonomi internasional yang masih memengaruhi pasar valuta asing.
Pelemahan Rupiah Terjadi di Awal Perdagangan
Pelemahan nilai tukar rupiah tercatat pada awal perdagangan pasar uang Selasa pagi.
Perubahan kurs tersebut menunjukkan tekanan terhadap mata uang domestik masih berlangsung meski dalam rentang terbatas.
Pelaku pasar terus mencermati arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau The Fed yang berpotensi memengaruhi arus modal global.
Sentimen Global Masih Pengaruhi Pasar Keuangan
Sebelumnya, rupiah sempat menguat seiring meningkatnya harapan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.
Namun, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed kembali menjadi salah satu faktor yang menekan pergerakan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Pemerintah dan Bank Indonesia juga terus melakukan langkah stabilisasi melalui intervensi pasar dan penguatan instrumen keuangan domestik untuk menjaga nilai tukar tetap terkendali.
- Penulis :
- Aditya Yohan





