
Pantau - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur mengalirkan listrik ke Desa Waepana I, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, melalui pembangunan jaringan listrik dan uji coba pembebanan untuk mendukung pemerataan akses energi di wilayah pelosok.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur F. Eko Sulistyono mengatakan hadirnya listrik di Desa Waepana I menjadi bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan keadilan energi bagi seluruh masyarakat.
“Hadirnya listrik di Desa Waepana I ini merupakan wujud nyata komitmen negara melalui PLN untuk memberikan keadilan energi bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” kata Eko dalam keterangannya di Kupang, Rabu.
PLN Bangun Jaringan dan Gardu Distribusi
Pembangunan infrastruktur listrik dilakukan oleh PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Flores bersama PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bajawa.
PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah sepanjang 2,07 kilometer sirkuit dan Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 5,14 kilometer sirkuit.
Selain itu, PLN juga membangun satu unit gardu distribusi berkapasitas 50 kiloVolt Ampere atau kVA untuk mendukung pasokan listrik di desa tersebut.
Eko berharap kehadiran listrik dapat membantu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, pendidikan, dan kesejahteraan warga setempat.
Warga Sambut Hadirnya Listrik
Manager PLN UP2K Flores Reza Eka Putra mengatakan tahapan commissioning test dilakukan untuk memastikan jaringan listrik dapat beroperasi secara aman dan andal sebelum digunakan masyarakat.
“Melalui pengujian ini, kami memastikan jaringan listrik siap beroperasi secara aman dan andal. Kami berharap infrastruktur ini dapat langsung menyokong aktivitas harian warga sekaligus mendorong produktivitas ekonomi lokal,” ujarnya.
Menurut Reza, seluruh proses pengujian berjalan lancar berkat dukungan pemerintah desa dan masyarakat.
Penjabat Kepala Desa Waepana I mengaku kehadiran listrik menjadi impian lama warga yang akhirnya terwujud.
“Kehadiran listrik ini merupakan impian dan harapan yang sudah lama dinantikan oleh warga kami. Dengan adanya listrik, aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah dan anak-anak bisa belajar dengan lebih baik,” katanya.
PLN menyatakan akan terus memperluas akses kelistrikan di berbagai wilayah terpencil di Nusa Tenggara Timur guna mendukung pemerataan pembangunan.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Tria Dianti





