HOME  ⁄  Ekonomi

Kemnaker Siapkan 15 Skema Sertifikasi Kompetensi untuk Alumni Magang Nasional

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kemnaker Siapkan 15 Skema Sertifikasi Kompetensi untuk Alumni Magang Nasional
Foto: (Sumber : Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. ANTARA/HO-Kemnaker RI.)

Pantau - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) memfasilitasi 15 skema sertifikasi kompetensi bagi lulusan program Magang Nasional atau MagangHub guna meningkatkan daya saing tenaga kerja dan memperkuat kesiapan memasuki dunia kerja.

Sertifikasi Tingkatkan Daya Saing Lulusan Magang

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan sertifikasi kompetensi menjadi instrumen penting untuk memberikan pengakuan resmi terhadap kemampuan yang dimiliki para alumni program magang.

“Sertifikasi kompetensi menjadi instrumen penting untuk memastikan lulusan MagangHub memiliki pengakuan atas kompetensi yang dimiliki sehingga lebih siap bersaing di pasar kerja,” katanya.

Menurut Yassierli, program Magang Nasional dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus memastikan kompetensi peserta sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Berbagai skema sertifikasi yang disiapkan mencakup bidang administrasi perkantoran, teknologi informasi, pelayanan pelanggan, keuangan, sumber daya manusia, pengelolaan data, hingga Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Tersedia 15 Skema Sertifikasi

Sebanyak 15 skema sertifikasi yang difasilitasi Kemnaker meliputi Pengelolaan Administrasi Perkantoran, Junior Secretary, Asisten Pengembang Web, Digital Marketing, Pembuatan Desain Grafis, Penyusunan Laporan Keuangan Entitas Tunggal, dan Supervisor Sumber Daya Manusia.

Selain itu tersedia pula sertifikasi Pelayanan Pelanggan, Front Office, Operator Komputer, Digital Filing, Produksi Karya Audio Visual, Analis Data, Petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta Penyusunan Laporan Keuangan untuk Pemula.

Yassierli menjelaskan skema tersebut disusun agar lulusan magang memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri modern, termasuk kemampuan digital, administrasi, pelayanan, analisis data, dan keselamatan kerja.

Pelaksanaan sertifikasi akan dilakukan oleh BNSP melalui jaringan lembaga sertifikasi profesi yang bekerja sama dengan balai pelatihan vokasi Kemnaker di berbagai daerah.

Kapasitas Sertifikasi Capai 180 Skema Nasional

Kemnaker juga telah memetakan kesiapan balai pelatihan vokasi di seluruh Indonesia untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Hasil pemetaan menunjukkan BBPVP Makassar, BBPVP Medan, dan BPVP Surakarta masing-masing mampu menyelenggarakan 15 skema sertifikasi, sementara BBPVP Bekasi memiliki kapasitas 11 skema.

Sejumlah balai lainnya seperti BBPVP Bandung, BBPVP Semarang, BPVP Aceh, BPVP Padang, BPVP Samarinda, dan BPVP Kendari mampu menyelenggarakan 10 skema sertifikasi.

Secara keseluruhan, kapasitas penyelenggaraan sertifikasi kompetensi di seluruh balai pelatihan vokasi Kemnaker mencapai 180 skema sertifikasi.

Penulis :
Aditya Yohan