
Pantau - Kementerian Keuangan telah menyalurkan dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp306,1 triliun hingga 31 Mei 2026 atau setara 44,2 persen dari target TKD dalam APBN 2026 sebesar Rp693 triliun.
Meskipun demikian, realisasi TKD tersebut mengalami kontraksi 4,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp322 triliun.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan penyaluran dana transfer ke daerah tetap berjalan efektif, terutama untuk mendukung daerah-daerah yang terdampak bencana.
"Penyaluran dana transfer ke daerah tetap berjalan efektif," ungkap Purbaya Yudhi Sadewa.
Penyaluran TKD Didorong DBH, DAU, dan Tambahan Dana Bencana
Penyaluran TKD pada Mei 2026 didorong oleh pencairan Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik, Dana Otonomi Khusus (Otsus), relaksasi penyaluran dana, serta tambahan alokasi untuk daerah terdampak bencana di Sumatera.
Pemerintah memberikan tambahan alokasi TKD tahun 2026 sebesar Rp10,65 triliun kepada Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Penyaluran tambahan alokasi tersebut telah mencapai 99,8 persen dari pagu yang ditetapkan pemerintah.
Dana transfer ke daerah juga dimanfaatkan untuk mendukung pembayaran gaji 4,3 juta Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah serta pembiayaan berbagai layanan pendidikan.
Sebanyak 42,3 juta siswa menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), 5,8 juta siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memperoleh dukungan pendanaan, 992 ribu siswa program kesetaraan menerima bantuan, dan 616 ribu guru mendapatkan tunjangan.
Belanja Pemerintah Pusat Tumbuh Lebih dari 50 Persen
Di sisi lain, belanja pemerintah pusat hingga Mei 2026 tercatat mencapai Rp1.059,3 triliun atau tumbuh 52,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Belanja kementerian/lembaga (K/L) terealisasi sebesar Rp517,7 triliun dan tumbuh 58,9 persen secara tahunan.
Sementara itu, belanja non-kementerian/lembaga (non-K/L) mencapai Rp541,6 triliun atau meningkat 47 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Total realisasi belanja negara hingga Mei 2026 mencapai Rp1.365,4 triliun atau setara 35,5 persen dari target APBN sebesar Rp3.842,7 triliun.
Secara keseluruhan, belanja negara tumbuh 34,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
- Penulis :
- Leon Weldrick





