HOME  ⁄  Ekonomi

Wamentan Sudaryono Dorong Telur Masuk Bantuan Pangan untuk Serap Produksi Peternak Saat Harga Anjlok

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Wamentan Sudaryono Dorong Telur Masuk Bantuan Pangan untuk Serap Produksi Peternak Saat Harga Anjlok
Foto: Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono (sumber: ANTARA/Harianto)

Pantau - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mendorong telur ayam ras dimasukkan ke dalam program bantuan pangan pemerintah sebagai upaya menyerap produksi peternak ketika harga telur mengalami penurunan, sekaligus menjaga stabilitas pasar dan melindungi peternak dari tekanan harga yang rendah.

Telur Diusulkan Masuk Program Bantuan Pangan

Sudaryono menyampaikan usulan tersebut saat menanggapi anjloknya harga telur ayam di tingkat peternak di Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Penurunan harga telur di daerah tersebut memicu aksi unjuk rasa peternak yang digelar pada Senin (1/6).

Dalam aksi itu, para peternak membagikan 1 juta butir telur secara gratis kepada masyarakat sebagai bentuk protes terhadap rendahnya harga jual di tingkat produsen.

Menurut Sudaryono, program bantuan pangan ke depan perlu lebih fleksibel dan tidak hanya berisi beras serta minyak goreng.

Ia mengungkapkan, "Antisipasinya sebetulnya enggak susah. Yang pertama adalah bantuan pangan itu nanti kan tidak hanya beras sama minyak goreng. Salah satunya misalnya daging ayam atau mungkin telur yang lagi jatuh."

Telur ayam ras dinilai layak masuk dalam program bantuan pangan karena memiliki peran penting sebagai sumber protein masyarakat dan rentan mengalami fluktuasi harga di tingkat peternak.

Pemerintah saat ini terus menyelesaikan berbagai aspek regulasi untuk mendukung skema penyerapan komoditas melalui bantuan pangan agar program berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

Program MBG Jadi Instrumen Stabilisasi Harga

Selain bantuan pangan, Sudaryono menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga pangan nasional.

Program tersebut dapat dimanfaatkan sebagai instrumen negara untuk menyerap hasil produksi peternak ketika harga komoditas mengalami penurunan.

Telur yang sedang mengalami harga rendah dapat diserap melalui penyediaan makanan bergizi dalam program MBG sehingga kebutuhan gizi masyarakat tetap terpenuhi.

Menurut Sudaryono, skema tersebut memberikan manfaat ganda karena mendukung peningkatan gizi masyarakat sekaligus menjaga harga telur di tingkat produsen.

Bapanas Kawal Penyerapan Telur Peternak Blitar

Di sisi lain, Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus mengawal penyerapan produksi telur peternak di Kabupaten Blitar melalui Program Makan Bergizi Gratis.

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, mengatakan pihaknya mendapat arahan dari Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk turun langsung memantau kondisi peternak telur di Blitar.

Ia mengatakan, "Kami hadir di Blitar mendengar sekaligus bersama-sama pemerintah daerah untuk mengambil langkah-langkah solusi."

Bapanas datang untuk mendengar langsung aspirasi peternak yang mengeluhkan depresiasi harga telur ayam ras dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam pertemuan dengan peternak, disepakati langkah sementara berupa pembelian telur dengan harga yang lebih tinggi untuk mendukung perbaikan harga di tingkat produsen.

Maino menjelaskan, "Harga telur hari ini di peternak Blitar Rp21.000 per kg. Tadi kita sepakat untuk sementara dibeli Rp24.000 per kg. Jadi peternak mengantar ke SPPG. Harapannya ini akan menaikkan harga di pasar."

Telur yang dibeli akan diantar langsung oleh peternak ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut Maino, kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi pasar dan mendorong kenaikan harga telur secara lebih luas.

Ia menambahkan, "Paling tidak, ini secara psikologis nanti akan menular ke pasar. Mudah-mudahan harga telur di Blitar khususnya dan secara Jawa Timur umumnya ini bisa mulai membaik."

Pemerintah berharap langkah penyerapan melalui bantuan pangan dan Program Makan Bergizi Gratis dapat mempercepat pemulihan harga telur di Blitar serta menjaga keseimbangan antara kepentingan peternak dan kebutuhan masyarakat.

Penulis :
Arian Mesa