
Pantau - Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur Nasrur Rahman optimistis Kecamatan Padang Guci Hulu berpotensi berkembang menjadi salah satu sentra durian premium di Provinsi Bengkulu setelah keberhasilan budidaya berbagai varietas unggulan di LY Cawang Farm, Desa Manau IX.
Budidaya Durian Premium Tunjukkan Hasil Positif
Nasrur mengungkapkan, "Padang Guci Hulu memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi sentra durian premium. Kami sudah membuktikannya melalui budidaya berbagai varietas unggulan di LY Cawang Farm."
Ia menjelaskan optimisme tersebut didasarkan pada keberhasilan budidaya durian premium di kawasan perkebunan Cawang Kidau, Kecamatan Padang Guci Hulu.
Lahan seluas 10 hektare itu ditanami berbagai varietas durian premium seperti Musang King, Bawor, Duri Hitam, serta sejumlah varietas unggulan lainnya yang telah memasuki masa produksi.
Menurut Nasrur, keberhasilan panen sebanyak dua kali membuktikan kondisi tanah dan iklim di Kecamatan Padang Guci Hulu sangat mendukung pengembangan durian premium apabila menggunakan bibit berkualitas dan teknik budidaya yang tepat.
Pemkab Siapkan Bibit untuk Petani
Nasrur menilai komoditas durian premium memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan karena permintaan pasar terus meningkat.
Pemerintah Kabupaten Kaur bersama pihak terkait juga menyiapkan bibit durian premium yang akan dibagikan kepada masyarakat sebagai upaya mendorong pengembangan komoditas tersebut.
Ia meyakini semakin banyak petani yang membudidayakan durian premium, maka dalam beberapa tahun mendatang Padang Guci Hulu dapat menjadi sentra produksi yang mampu memenuhi kebutuhan pasar di Bengkulu maupun luar daerah.
Pengembangan durian premium juga dinilai berpotensi meningkatkan pendapatan petani sekaligus mendorong pertumbuhan sektor agrowisata melalui kawasan perkebunan yang dapat menjadi destinasi wisata saat musim panen.
Nasrur mengatakan, "Kalau ini dikembangkan bersama-sama, saya yakin Padang Guci Hulu akan menjadi ikon baru penghasil durian premium di Bengkulu. Potensinya sangat besar dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat."
- Penulis :
- Gerry Eka
- Editor :
- Tria Dianti





