HOME  ⁄  Ekonomi

Dinhub Banyumas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Penutupan Jembatan Serayu untuk Perbaikan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Dinhub Banyumas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Penutupan Jembatan Serayu untuk Perbaikan
Foto: (Sumber : Jembatan Serayu di perbatasan Kecamatan Banyumas dan Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, akan ditutup sementara pada tanggal 15-30 Juni 2026 dalam rangka perbaikan. ANTARA/Sumarwoto.)

Pantau - Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyiapkan rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus kendaraan menjelang perbaikan Jembatan Serayu di perbatasan Kecamatan Banyumas dan Kecamatan Kalibagor yang dijadwalkan berlangsung pada 15–30 Juni 2026.

Kendaraan Besar Dialihkan ke Jalur Alternatif

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinhub Kabupaten Banyumas Arif Ahmadi mengatakan, “Kami meminta kepada PPK agar seluruh fasilitas terkait pelaksanaan rekayasa lalu lintas sudah siap, baik rambu petunjuk maupun petugas yang mengarahkan kendaraan, terutama kendaraan besar.”

Menurutnya, kendaraan besar termasuk bus dari arah Banjarnegara dan Wonosobo menuju Jakarta atau Bandung akan dialihkan sejak Simpang Tiga Klampok melalui Purbalingga dan Sokaraja sebelum melanjutkan perjalanan ke arah barat.

Sementara itu, kendaraan besar dari arah Kebumen dan Yogyakarta menuju Purwokerto atau Jakarta akan dialihkan melalui Rawalo dan tidak diperbolehkan melintasi wilayah Kecamatan Banyumas setelah tiba di Simpang Buntu.

Dinhub juga telah memasang rambu pengalihan arus di sejumlah titik strategis seperti Patikraja, Tanjung, dan Sokaraja untuk mencegah kendaraan besar memasuki ruas jalan yang terdampak penutupan.

Uji Coba Rekayasa Digelar Sebelum Penutupan

Arif menjelaskan kendaraan kecil masih dapat melintasi ruas Banyumas-Mandirancan, sedangkan perhatian utama diberikan pada potensi limpahan arus ke jalan kabupaten yang memiliki lebar terbatas.

Ia mengatakan, “Kami mengantisipasi agar kendaraan besar tidak masuk ke jalan kabupaten yang sempit. Selain kemampuan jalan yang terbatas, aspek keselamatan masyarakat juga menjadi perhatian utama.”

Dinhub bersama Satlantas Polresta Banyumas akan melaksanakan uji coba rekayasa lalu lintas pada Jumat (12/6) pukul 08.00–11.00 WIB dan 16.00–18.00 WIB sebagai simulasi sebelum penutupan penuh diberlakukan.

“Kami ingin memastikan ketika penutupan dilaksanakan nanti, dampaknya terhadap mobilitas masyarakat dapat diminimalkan dan penanganan lalu lintas dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ungkap Arif.

Selain itu, tim dari Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman juga tengah melakukan kajian terhadap dampak rekayasa lalu lintas guna mendukung pengelolaan arus kendaraan selama proses perbaikan Jembatan Serayu berlangsung.

Penulis :
Aditya Yohan