
Pantau - Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menyatakan Program Magang Nasional atau MagangHub menjadi wadah bagi lulusan perguruan tinggi untuk mengasah kompetensi dan meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja di tengah perkembangan teknologi dan transformasi digital.
MagangHub Perkuat Kompetensi dan Keterampilan Kerja
Afriansyah mengatakan program tersebut tidak hanya memperkuat kemampuan sesuai bidang keahlian, tetapi juga membekali peserta dengan berbagai keterampilan yang dibutuhkan industri.
Ia mengungkapkan, “Melalui MagangHub, peserta tidak hanya memperoleh penguatan kompetensi sesuai bidang keahlian, tetapi juga mengasah berbagai keterampilan yang semakin dibutuhkan di dunia kerja, seperti kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, literasi digital, kecerdasan emosional, dan etos kerja.”
Menurutnya, Magang Nasional merupakan instrumen strategis untuk menjembatani kesenjangan antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Ia juga mengatakan, “Program ini dirancang untuk mempersiapkan lulusan perguruan tinggi agar lebih siap memasuki pasar kerja dengan bekal kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.”
Pemerintah Perkuat Kolaborasi dan Sertifikasi Kompetensi
Pemerintah terus meningkatkan kualitas Program Magang Nasional melalui perluasan akses bagi lulusan pendidikan profesi, pemberian manfaat sertifikasi kompetensi melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi, serta penguatan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri.
Afriansyah mengajak seluruh pihak mendukung pelaksanaan program tersebut dengan mengatakan, “Mari kita jadikan magang sebagai gerakan bersama untuk mencetak tenaga kerja Indonesia yang kompeten, produktif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.”
Kepala Lembaga Administrasi Negara Muhammad Taufiq menambahkan bahwa program magang tidak hanya menjadi sarana praktik kerja, tetapi juga ruang pembelajaran untuk membentuk karakter dan kompetensi peserta.
Ia mengungkapkan, “Peserta magang menjadi bagian dari organisasi. Mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga belajar memahami nilai, budaya kerja, serta mengembangkan keterampilan yang dapat diterapkan di berbagai bidang.”
- Penulis :
- Aditya Yohan





