
Pantau - PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Lombok menggelar program InJourney Airports Community Upskilling for Aviation atau Pojok Budaya sebagai upaya mendukung pelestarian seni dan budaya daerah di Nusa Tenggara Barat melalui bantuan bagi sanggar seni dan komunitas budaya.
Program Dorong Pelestarian Budaya Lokal
General Manager Bandara Lombok Aidhil Philip Julian mengatakan program tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan dana yang dimanfaatkan untuk pengembangan kegiatan sanggar, termasuk pengadaan kostum tari dan kebutuhan penunjang lainnya.
Ia menjelaskan, “Program ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan dana yang akan dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan kegiatan sanggar, termasuk pengadaan kostum tari dan kebutuhan penunjang lainnya.”
Menurut Aidhil, program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat harmoni kehidupan yang selaras dengan budaya dan kearifan lokal sekaligus sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan di bidang pendidikan, ekonomi kreatif, dan pelestarian warisan budaya.
Ia mengungkapkan, “Melalui program ini, kami ingin memberikan dukungan kepada sanggar seni, komunitas budaya, dan para penggiat kebudayaan agar dapat terus melestarikan, mengembangkan, serta memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas.”
Bandara Jadi Etalase Budaya Daerah
Aidhil menambahkan Bandara Lombok tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi udara, tetapi juga diharapkan menjadi etalase budaya yang memberikan pengalaman positif bagi para pengguna jasa.
“Kami percaya bahwa budaya merupakan aset berharga yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ungkapnya.
Ketua Sanggar Tari Rahayu Ketut Sri Rahayuningsih menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan melalui Program Pojok Budaya.
Ia mengatakan, “Bantuan ini akan kami gunakan untuk membeli kostum guna melengkapi kebutuhan sanggar, serta untuk mendukung berbagai keperluan lainnya.”
Ia berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut sehingga sanggar seni semakin berkembang dan mampu melestarikan budaya daerah secara berkelanjutan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





