
Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengoperasikan Kereta Ekonomi Premium Modifikasi pada KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang pulang pergi mulai 4 Juli 2026 sebagai upaya meningkatkan kenyamanan perjalanan sekaligus merespons tingginya antusiasme pelanggan di lintas Lampung dan Sumatera Selatan.
Peningkatan Layanan untuk Menjawab Kebutuhan Pelanggan
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengungkapkan bahwa peningkatan layanan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan sarana, pola operasi, keselamatan, dan pelayanan di lapangan.
Ia mengatakan, “KAI mendengarkan masukan pelanggan KA Rajabasa. Kami memahami harapan masyarakat terhadap perjalanan yang lebih nyaman, terjangkau, dan tetap andal. Perbaikan layanan membutuhkan proses, mulai dari kesiapan sarana, pola operasi, keselamatan, hingga pelayanan di lapangan. Karena itu, peningkatan dilakukan secara bertahap agar manfaatnya dapat dirasakan pelanggan dengan baik.”
Sebelumnya, KAI telah menambah formasi KA Rajabasa dari lima menjadi delapan kereta sehingga kapasitas meningkat dari 530 menjadi 848 tempat duduk saat masih menggunakan Kereta Ekonomi Tegak Lurus.
Dengan penggunaan delapan Kereta Ekonomi Premium Modifikasi, KA Rajabasa kini menyediakan 640 tempat duduk per perjalanan yang dilengkapi individual seat dengan arm rest, reclining seat, AC sentral, stop kontak, dan konfigurasi tempat duduk yang lebih nyaman untuk perjalanan jarak jauh.
Tarif Tetap Terjangkau dan Jumlah Penumpang Meningkat
KA Rajabasa merupakan layanan Public Service Obligation (PSO) yang didukung Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dengan tarif terjauh Kertapati–Tanjungkarang sebesar Rp32.000.
Sepanjang 2025, layanan ini melayani 686.788 pelanggan, sedangkan pada periode Januari hingga Mei 2026 jumlah penumpang mencapai 388.190 orang atau meningkat 38,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Anne menuturkan, “Bagi pelanggan, perjalanan dengan tarif Rp32.000 untuk jarak terjauh sangat berarti. Biaya transportasi yang terjangkau membantu masyarakat mengatur kebutuhan lain, seperti pendidikan anak, biaya kesehatan, kebutuhan keluarga, atau modal usaha kecil. Karena itu, peningkatan kenyamanan KA Rajabasa diarahkan agar layanan PSO ini semakin dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat.”
KA Rajabasa melayani perjalanan sejauh 389 kilometer yang menghubungkan Stasiun Kertapati di Palembang dengan Stasiun Tanjungkarang di Bandar Lampung melalui sejumlah stasiun pemberhentian di Sumatera Selatan dan Lampung.
Menutup keterangannya, Anne menyampaikan, “KAI ingin pelanggan memahami bahwa setiap masukan menjadi bagian penting dari proses perbaikan. Kami menata layanan secara bertahap agar KA Rajabasa semakin nyaman, tetap terjangkau, dan dapat diandalkan masyarakat. Harapannya, pelanggan merasakan bahwa perjalanan dengan kereta api semakin sesuai dengan kebutuhan mereka.”
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Ahmad Yusuf





