HOME  ⁄  Ekonomi

Harga Cabai Rawit Tembus Rp73.000 per Kg, Telur Ayam Rp29.550 Menurut Data PIHPS

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Harga Cabai Rawit Tembus Rp73.000 per Kg, Telur Ayam Rp29.550 Menurut Data PIHPS
Foto: (Sumber :Arsip foto - Cabai rawit merah, bawang merah dan komiditas pangan strategis lainnya yang dijual pedagang di Pasar Minggu Jakarta. ANTARA/Harianto..)

Pantau - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga cabai rawit merah di tingkat pedagang eceran mencapai Rp73.000 per kilogram, sementara telur ayam ras berada di level Rp29.550 per kilogram pada Rabu, 17 Juni 2026.

Data yang dikelola Bank Indonesia tersebut juga menunjukkan sejumlah komoditas pangan strategis lainnya masih berada pada level yang bervariasi di pasar nasional.

Harga Cabai dan Bawang Masih Tinggi

Berdasarkan data PIHPS yang dirilis pukul 07.36 WIB, harga bawang merah tercatat Rp51.850 per kilogram dan bawang putih Rp43.150 per kilogram.

Selain cabai rawit merah seharga Rp73.000 per kilogram, cabai merah besar dipatok Rp57.100 per kilogram, cabai merah keriting Rp51.350 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp48.150 per kilogram.

Untuk komoditas protein hewani, daging ayam ras segar dijual Rp37.050 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas I mencapai Rp146.750 per kilogram dan kualitas II sebesar Rp138.650 per kilogram.

Harga Beras dan Minyak Goreng

PIHPS mencatat harga beras kualitas bawah I sebesar Rp14.300 per kilogram dan beras kualitas bawah II Rp14.200 per kilogram.

Beras kualitas medium I berada di angka Rp15.850 per kilogram, sedangkan medium II Rp15.500 per kilogram.

Untuk beras kualitas super I tercatat Rp17.000 per kilogram dan kualitas super II Rp16.400 per kilogram.

Sementara itu, gula pasir kualitas premium dijual Rp20.050 per kilogram dan gula pasir lokal Rp19.000 per kilogram.

Harga minyak goreng curah tercatat Rp20.900 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp24.550 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II sebesar Rp23.200 per liter.

Data PIHPS tersebut menggambarkan perkembangan harga pangan strategis nasional yang dipantau secara berkala oleh Bank Indonesia.

Penulis :
Ahmad Yusuf