HOME  ⁄  Nasional

Kontingen Kalimantan Timur Resmi Dilepas untuk Mengikuti PENAS XVII Petani Nelayan 2026 di Gorontalo

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Kontingen Kalimantan Timur Resmi Dilepas untuk Mengikuti PENAS XVII Petani Nelayan 2026 di Gorontalo
Foto: Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni saat melepas kontingen PENAS di Ruang Serbaguna Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim (sumber: ANTARA/HO Adpim Pemprov Kaltim)

Pantau - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi melepas 569 anggota kontingen untuk mengikuti Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Juni 2026 di Kabupaten Gorontalo sebagai ajang peningkatan kapasitas sektor pertanian dan perikanan tingkat nasional.

Apresiasi dan Harapan untuk Delegasi Kaltim

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pendamping, dan panitia yang telah mempersiapkan keberangkatan menuju Gorontalo.

Sri Wahyuni menegaskan bahwa PENAS merupakan ajang strategis nasional yang tidak hanya menjadi sarana silaturahmi, tetapi juga wadah untuk meningkatkan kapasitas pelaku sektor pertanian dan perikanan.

Ia mengungkapkan, “Ajang ini adalah sarana krusial untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, adopsi inovasi teknologi, serta memperluas jejaring kerja sama. Semua ini demi mendukung pembangunan sektor pertanian, perikanan, dan penguatan ketahanan pangan nasional.”

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap seluruh peserta dapat membawa pulang ilmu serta inovasi yang berdampak pada peningkatan produktivitas daerah.

Sri Wahyuni menekankan bahwa Kalimantan Timur memiliki peran penting sebagai mitra strategis dan penyangga pangan bagi Ibu Kota Nusantara.

Ia juga mengimbau seluruh delegasi agar memanfaatkan kesempatan selama mengikuti PENAS untuk mempelajari berbagai inovasi yang dapat diterapkan di daerah.

Sri Wahyuni mengatakan, “Saya berharap seluruh delegasi Kaltim memanfaatkan kesempatan emas ini untuk belajar dan menyerap berbagai inovasi yang relevan untuk diterapkan di daerah kita. Jadikan PENAS momentum memperkuat kapasitas SDM agar pertanian dan perikanan kita semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.”

Selain menimba ilmu, seluruh kontingen diminta menjaga kesehatan, disiplin, kekompakan, serta menunjukkan sikap santun dan profesional sebagai duta daerah.

Sri Wahyuni kembali menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam memperkuat sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan sebagai pilar pembangunan daerah menuju kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rincian Kontingen dan Agenda di Gorontalo

Ketua Kontingen Kalimantan Timur sekaligus Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kalimantan Timur, Fahmi Himawan, merinci jumlah kontingen yang diberangkatkan mencapai 569 orang.

Komposisi tersebut terdiri atas 283 peserta utama yang merupakan petani dan nelayan, 145 pendamping, 112 peninjau, dan 29 peserta swadaya.

Selama berada di Gorontalo, kontingen Kalimantan Timur akan mengikuti berbagai agenda strategis, termasuk temu wicara dengan pejabat pusat, forum kepemimpinan, penguatan kemitraan usaha, dan penjajakan jaringan informasi agribisnis.

Para peserta juga dijadwalkan mengikuti lokakarya pengembangan teknologi produksi, studi banding, widyawisata, pameran produk unggulan daerah, pagelaran seni budaya, serta berbagai perlombaan ketangkasan orasi dan teknis pertanian.

Seluruh rangkaian kegiatan PENAS XVII Petani Nelayan 2026 akan dipusatkan di Gelanggang Olahraga David Tony yang berlokasi di Kelurahan Kayu Bulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Penulis :
Leon Weldrick