HOME  ⁄  Ekonomi

Pemkab Bandung Menyiapkan Operasi Pasar Murah Bersubsidi di Seluruh Desa dan Kelurahan untuk Menjaga Stabilitas Harga

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pemkab Bandung Menyiapkan Operasi Pasar Murah Bersubsidi di Seluruh Desa dan Kelurahan untuk Menjaga Stabilitas Harga
Foto: Pemerintah daerah saat menggencarkan operasi pangan murah di Kabupaten Bandung, Jawa Barat (sumber: ANTARA/Ilham Nugraha)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menyiapkan pelaksanaan Operasi Pasar Murah (OPM) bersubsidi di seluruh desa dan kelurahan yang tersebar di 31 kecamatan guna menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Persiapan Operasi Pasar Murah Bersubsidi

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan pelaksanaan OPM saat ini masih dimatangkan bersama Kementerian Dalam Negeri agar skema intervensi pasar berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu menjangkau seluruh wilayah.

Dadang mengungkapkan, “Saya sudah koordinasi dengan Kemendagri merencanakan gerakan OPM. Yang tentu nanti bisa disebar di masing-masing desa ataupun kelurahan. Tentunya nanti kami hitung dulu.”

Pemerintah daerah saat ini tengah menghitung kebutuhan serta menentukan sebaran titik pelaksanaan OPM untuk memastikan manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di setiap desa dan kelurahan.

Perhitungan tersebut juga dilakukan guna memastikan distribusi bantuan pangan berjalan optimal sesuai dengan kondisi di masing-masing wilayah.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Bandung memastikan program pasar murah dengan subsidi hingga 50 persen akan terus digulirkan untuk menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok.

Dadang menjelaskan, “Program 50 persen sebelumnya kita gencarkan juga, misalkan harga Rp160 ribu, masyarakat hanya tebus Rp70 ribu.”

Harga Pangan Masih Tinggi dan Opsi Penambahan Cadangan

Berdasarkan pemantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung, harga sejumlah komoditas pangan masih berada pada level yang relatif tinggi.

Harga beras medium tercatat sebesar Rp13.777 per kilogram.

Harga telur ayam mencapai Rp26.666 per kilogram.

Harga cabai rawit merah tercatat sebesar Rp75.000 per kilogram.

Sementara itu, harga beras premium mencapai Rp15.300 per kilogram.

Harga daging ayam berada di angka Rp35.222 per kilogram.

Harga cabai merah tanjung tercatat sebesar Rp92.777 per kilogram.

Pemkab Bandung juga membuka peluang mempercepat pembahasan APBD Perubahan Tahun 2026 apabila diperlukan untuk memperkuat cadangan pangan daerah.

Dadang menyatakan, “Kalau ke cadangan kita saat ini ketahanan pangan kurang, ya mungkin kita akan tambah nanti di APBD Perubahan. Kita bisa mulai APBD Perubahan lebih cepat sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.”

Pemerintah Kabupaten Bandung berharap pelaksanaan operasi pasar murah bersubsidi dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Bandung.

Penulis :
Arian Mesa