
Pantau - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pemasaran dan pengembangan Intellectual Property (IP) lokal agar mampu menjadi aset ekonomi berkelanjutan dan memiliki daya saing global.
Pernyataan tersebut disampaikan Irene Umar dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (18/6), terkait upaya penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional.
Kementerian Ekraf Fokus Perkuat Ekosistem IP Lokal
Irene mengatakan karya kreator Indonesia tidak boleh berhenti pada tahap produksi semata, melainkan harus didukung strategi distribusi, penguatan IP, dan monetisasi yang berkelanjutan.
"Kementerian Ekraf senantiasa mendorong karya bisa tumbuh menunjukkan ekosistem yang lengkap, mulai dari produksi, distribusi, penguatan IP, sampai monetisasi atau punya potensi pemasarannya sehingga memberi nilai tambah bagi pejuang ekonomi kreatif Indonesia," ungkap Irene.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing industri kreatif nasional di tingkat internasional.
Sebagai bentuk dukungan, Kementerian Ekraf siap berkolaborasi dengan Kisai Entertainment dalam pengembangan dan penguatan ekosistem IP lokal melalui penyelenggaraan Jakarta Webtoon Festival 2026.
Dukungan tersebut mencakup rekomendasi pemilihan lokasi yang dinilai mampu meningkatkan visibilitas Jakarta sebagai pusat kegiatan ekonomi kreatif berstandar internasional.
Jakarta Webtoon Festival Bidik Puluhan IP Lokal dan Internasional
Irene menekankan bahwa setiap kegiatan ekonomi kreatif harus memiliki konsep yang jelas dan berkelanjutan agar memberikan dampak nyata bagi perkembangan industri nasional.
"Hal terpenting tentu inisiatif seperti Jakarta Webtoon Festival memiliki fondasi atau konsep acara yang jelas, model keberlanjutan yang kuat, dan memberi dampak bagi pengembangan ekosistem ekonomi kreatif nasional," ujarnya.
Festival Director Jakarta Webtoon Festival Rizqi R. Mosmarth mengatakan ajang tersebut dirancang untuk merayakan IP lokal dan internasional yang pertama kali hadir kepada pembaca melalui platform Webtoon.
Menurutnya, festival ini diharapkan dapat memperkenalkan lebih banyak karya kreator Indonesia kepada audiens yang lebih luas.
"Targetnya ada 15 IP internasional dan lebih dari 30 IP lokal yang bisa bareng berpartisipasi untuk acara nanti. Kami juga ingin mengajak beberapa partner Kisai Entertainment seperti dari Korea, Jepang, dan Amerika sehingga mereka juga bisa merilis penjualan merchandise untuk pasar Indonesia," kata Rizqi.
Kisai Entertainment menyatakan komitmennya untuk memperkuat jejaring industri kreatif, membuka peluang investasi, serta memperluas eksposur IP Indonesia ke pasar internasional melalui penyelenggaraan festival tersebut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








