
Pantau - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis pagi melemah 94 poin atau 0,53 persen menjadi Rp17.856 per dolar Amerika Serikat dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.762 per dolar AS.
Pergerakan tersebut terjadi pada pembukaan perdagangan pasar valuta asing Kamis, 18 Juni 2026.
Rupiah Kembali Tertekan di Awal Perdagangan
Pelemahan rupiah menunjukkan mata uang Garuda kembali berada di bawah tekanan setelah pada perdagangan sebelumnya ditutup di level Rp17.762 per dolar AS.
Penurunan sebesar 94 poin membuat kurs rupiah bergerak ke level Rp17.856 per dolar AS pada Kamis pagi.
Pergerakan nilai tukar ini terjadi di tengah perhatian pelaku pasar terhadap perkembangan kebijakan moneter global, termasuk keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau The Fed.
Pasar Menanti Arah Kebijakan Global
Sebelumnya, rupiah juga mengalami pelemahan menjelang pengumuman keputusan suku bunga The Fed yang menjadi salah satu faktor utama pergerakan mata uang negara berkembang.
Pelaku pasar masih mencermati berbagai sentimen eksternal yang berpotensi memengaruhi arus modal dan pergerakan nilai tukar di pasar keuangan domestik.
Perkembangan kurs rupiah selanjutnya diperkirakan akan dipengaruhi oleh respons pasar terhadap kebijakan moneter global serta kondisi ekonomi internasional dalam beberapa hari ke depan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








